Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Boneka Labubu belakangan ini tengah viral dan menjadi buruan banyak orang di Indonesia. Boneka unik ini berbentuk seperti kelinci dengan ciri khas gigi besar dan sering dijadikan gantungan.
Labubu sebenarnya merupakan karya seni dari seorang seniman asal Hongkong bernama Kasing Lung.
Labubu sendiri pertama kali dibuat pada tahun 2015 yang terinspirasi dari monster bertaring tajam dalam mitologi Nordik.

Karakter boneka Labubu kembali viral setelah terlihat dikenakan oleh salah satu bintang K-pop, Lisa BLACKPINK.
Boneka ini mudah dikenali berkat telinga runcing, gigi tajam yang mencolok, ukuran tubuh kecil, serta senyumnya yang nakal.
Banyak orang mulai berlomba-lomba untuk memiliki Bonek Labubu ini seiring dengan popularitasnya yang melonjak.
Untuk harga, boneka Labubu memiliki variasi yang cukup luas. Di pasar internasional, harganya berkisar antara 28 hingga 40 USD. Jika dikonversikan ke rupiah, harganya mencapai sekitar Rp400.000 hingga Rp600.000.
Namun, ketika masuk ke Indonesia, harga boneka ini bisa meroket hingga jutaan rupiah, terutama untuk koleksi atau model khusus yang bisa dijual lebih dari Rp4 juta per boneka.
Fenomena ini membuat boneka Labubu menjadi salah satu barang koleksi yang paling diburu, terutama di kalangan penggemar budaya pop dan pengoleksi barang-barang unik.
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews