Vega Hotel Gading Serpong Buka Wedding Showcase, Calon Pengantin Bisa Food Tasting Gratis
Minggu, 6 September 2026 | 20:54
Calon pengantin yang sedang mencari tempat dan vendor pernikahan bisa datang ke Vega Hotel Gading Serpong.
TANGERANGNEWS.com- Boneka Labubu belakangan ini tengah viral dan menjadi buruan banyak orang di Indonesia. Boneka unik ini berbentuk seperti kelinci dengan ciri khas gigi besar dan sering dijadikan gantungan.
Labubu sebenarnya merupakan karya seni dari seorang seniman asal Hongkong bernama Kasing Lung.
Labubu sendiri pertama kali dibuat pada tahun 2015 yang terinspirasi dari monster bertaring tajam dalam mitologi Nordik.

Karakter boneka Labubu kembali viral setelah terlihat dikenakan oleh salah satu bintang K-pop, Lisa BLACKPINK.
Boneka ini mudah dikenali berkat telinga runcing, gigi tajam yang mencolok, ukuran tubuh kecil, serta senyumnya yang nakal.
Banyak orang mulai berlomba-lomba untuk memiliki Bonek Labubu ini seiring dengan popularitasnya yang melonjak.
Untuk harga, boneka Labubu memiliki variasi yang cukup luas. Di pasar internasional, harganya berkisar antara 28 hingga 40 USD. Jika dikonversikan ke rupiah, harganya mencapai sekitar Rp400.000 hingga Rp600.000.
Namun, ketika masuk ke Indonesia, harga boneka ini bisa meroket hingga jutaan rupiah, terutama untuk koleksi atau model khusus yang bisa dijual lebih dari Rp4 juta per boneka.
Fenomena ini membuat boneka Labubu menjadi salah satu barang koleksi yang paling diburu, terutama di kalangan penggemar budaya pop dan pengoleksi barang-barang unik.
Calon pengantin yang sedang mencari tempat dan vendor pernikahan bisa datang ke Vega Hotel Gading Serpong.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews