Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka menyemarakkan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, LippoLand TMD, pengelola kota mandiri Lippo Village menghadirkan sebuah dekorasi kota yang merepresentasikan kelahiran Yesus Kristus (Nativity).
Dekorasi istimewa yang menggunakan bahan yang dapat digunakan kembali tersebut terletak di kawasan bundaran Lippo Village, depan Benton Junction Lippo Karawaci, Tangerang.
Marcus, Associate Director LippoLand TMD menyampaikan kehadiran dekorasi kota tersebut bukan semata-mata untuk hiasan saja. Namun, memiliki makna yang dalam.
"Kita ingin menyebarkan pesan yang mulia agar kita semua setia dalam pelayanan terhadap sesama, sederhana, dan memiliki kerendahan hati, sebagaimana halnya makna semangat Natal," ujarnya, Senin 16 Desember 2024.
Marcus juga menambahkan antusiasme dan sambutan positif juga membanjiri Instagram @tmd.lippovillage. Bahkan salah satu unggahan reels dekorasi kota Nativity telah dilihat lebih dari 1,7 juta viewers, disukai 199 ribu akun, dan mendapatkan lebih dari 2 ribu komentar positif.
Lippo Village merupakan kota mandiri terkemuka yang dikembangkan sejak awal tahun 1990-an oleh PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR).
Lippo Village memiliki sarana dan prasarana lengkap dan diramaikan dengan kehadiran berbagai fasilitas dengan standar internasional, mulai dari fasilitas untuk mendukung kehidupan sehari-hari, pendidikan, kesehatan, hiburan, perkantoran, komersial, dan lain sebagainya.
"LippoLand TMD selalu berupaya secara berkesinambungan menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan sekaligus memberikan nilai tambah terhadap keberadaan kota mandiri Lippo Village," tutup Marcus.
TODAY TAGAksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews