Connect With Us

Mauk, Kemeri & Kronjo Tangerang Kekeringan

Denny Bagus Irawan | Senin, 3 Agustus 2015 | 20:24

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau kekeringan di tiga kecamatan. (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANGNEWS.com-Kekeringan juga menimpa beberapa wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang, seperti Kecamatan Mauk, Kemeri, dan Kronjo. Senin, (3/8).

Samsudin,  salah satu kelompok tani Kebon Kelapa Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang mengatakan, akibat kekeringan yang dialami oleh beberapa wiliyah yang ada di Mauk, dirinya mengalami kerugian besar. "Kurang lebih kira-kira yah kerugian yang kita alami itu sebesar Rp5 juta per hektare, itu pun dihitung hanya dari modal aja," ucap Samsudin.

Ahmed Zaki Iskandar Bupati Tangerang mengakui, wilayah-wilayah pantura bagian Barat seperti Gunung Kaler, Kronjo, Kresek, sumber airnya pada saat ini mengalami kekeringan.

 

Seperti wilayah pantura bagian tengah  yang ada di dekat dengan daerah pantai, daerah tersebut benar-benar mengalami kekeringan karena air yang dari irigasi tidak sampai ke sana.  

"Saya berharap dengan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat untuk segera melakukan normalisasi terhadap sungai-sungai yang ada. Baik itu di wilayah Kabupaten Tangerang maupun di wilayah lain di Banten karena kita mengalami kemarau yang lumayan saat ini," tutur Zaki.

Zaki menambahkan,  pihaknya berharap Pemerintah Pusat  tidak lagi bekerja pada tataran wacana kemudian diskusi . “Sekarang bagaimana bisa kita remajakan pintu air 10 yang di Kota Tangerang ataupun menormalisasi sungai-sungai yang ada, termasuk pengelolaan situ yang di serahkan wewenangnya kepada daerah tingkat dua agar kita bisa menjadikan situ-situ itu sebagai cadangan-cadangan air yang di mana kala musim kemarau seperti ini bisa dijadikan sumber air,” tuturnya. (RAZ)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill