Connect With Us

Polresta Tangerang Digugat Bos Helm

Denny Bagus Irawan | Rabu, 25 November 2015 | 10:33

Pengadilan Negeri Tangerang (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG-Seorang pengusaha yang memproduksi helm, Gouw Herry Goly menggugat Polresta Tangerang karena menjadikannya tersangka. Kasus itu berawal dari kerjasama bisnis Herry dengan rekan kongsinya Apta Anutama alias Alung melalui orang suruhannya bernama Silvi Suardi yang juga saudara dari Alung.

Perseteruan sengit dua rekan kongsi yang sudah berlangsung sekitar tiga tahun ini terus diwarnai saling gugat.  Herry belakangan bukan hanya berseteru dengan  Alung rekan kongsinya. Tetapi juga melawan Silvi, direktur pengganti yang dituding kubu Herry mengangkat dirinya sendiri tanpa melalui RUPS.

“Berawal dari klien kami melaporkan atas perbuatan Silvi yang membanting tempat alat tulis ke meja. Herry juga melaporkan Silvi ke Polresta Tangerang atas perbuatan tidak menyenangkan dan penggelapan. Alasannya karena Silvi telah mengambil surat-surat penting tanpa izin dan surat kuasa,” kata Kamaruddin Simanjuntak, Kuasa Hukum Herry, hari ini.

Namun, laporan ini tidak ditindaklanjuti Polresta Tangernag justru laporan tersebut menurut dia telah di-SP3-kan. Sedangkan Silvi justru balik melapor dengan tuduhan penggelapan. Laporan berdasarkan hasil akunting yang dibuat Silvi hingga Polresta Tangerang menetapkan Herry sebagai tersangka.

 “Herry saat ini mempertanyakan keabsahan status pelapor. Sebab, sesuai akta dan ketentuan yang umum berlaku pengangkatan direktur harus berdasarkan kesepakatan antar-komisaris dalam RUPS,” katanya.

Dengan ilegalnya jabatan Silvi maka laporannya harus dianggap tidak sah.

"Ini sangat aneh. Silvi menjabat itu ilegal berarti laporannya tidak sah. Trus aneh lagi, laporan perdata saya tidak diproses tapi laporan Silvi kok diproses," tukas Herry.

Tidak terima atas perlakuan ini Herry akhirnya menempuh langkah gugatan pra-peradilan. Melalui pengacaranya dia melakukan gugatan terhadap Polresta Tangerang yang dirasakan tidak adil atas penetapan dirinya sebagai tersangka. "Status Silvi perlu diuji di pengadilan. Dia diangkat tanpa surat pengangkatan atau surat kuasa yang sah menurut hukum," jelas Kamaruddin.

Kuasa hukum Herry optimis dapat memenangkan kasus ini mengingat Silvi tidak memiliki hak atas perusahaan tersebut.

 

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

NASIONAL
Penerima MBG Bakal Dipersempit, Siswa SMA Mampu Tak Lagi Dapat Jatah

Penerima MBG Bakal Dipersempit, Siswa SMA Mampu Tak Lagi Dapat Jatah

Selasa, 16 Juni 2026 | 07:22

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana melakukan penyesuaian atau refocusing program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027. Salah satu yang akan dikaji adalah penerima manfaat agar program tersebut lebih tepat sasaran.

KOTA TANGERANG
Tusuk Pemuda hingga Tewas di Perum Tangerang, Warga Dasana Indah Diringkus Usai Kabur ke Bogor

Tusuk Pemuda hingga Tewas di Perum Tangerang, Warga Dasana Indah Diringkus Usai Kabur ke Bogor

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:22

Pria berinisial MAF, 27, ditangkap polisi usai menusuk seorang pemuda hingga tewas di kawasan Jalan Lombok, Perumnas 1, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill