Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANG-Tiga orang dalam satu keluarga yang merupakan dua orang anak dan seorang ibu menjadi korban pembacokan anaknya di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang pada Minggu (24/4/2016) dini hari. Ketiga orang yang menjadi korban pembacokan itu masing-masing adalah Sihabudin (12) dan Haikal Hilmi (10), serta ibu keduanya Ida F. Mereka menderita luka pada bagian tangan dan kepala.
Kapolsek Kronjo, AKP Bambang Hermanto mengatakan, pelaku adalah Zaenudin pria dewasa berusia sekitar 35 tahun. Diduga pelaku menderita kelainan jiwa atau stress. Diduga pelaku yang dikenal seorang ustadz itu sedang mendalami ilmu hitam.
“Dugaan sementara pelaku mengalami gangguan jiwa, guna kepentingan penyidikan pelaku akan diperiksa oleh saksi ahli kejiwaan di Rumah Kramat Jati, Jakarta Timur,” pungkasnya.
Bambang menceritakan soal penangkapan pelaku. Menurutnya, setelah mendengar teriakan minta tolong dari satu keluarga itu, pelaku langsung lari ke daerah persawahan. Saat warga mendekat, pelaku sempat mengamuk dan mengancam dengan goloknya. Namun warga yang sudah geram tetap menangkapnya dan menghakimi pelaku. Setelah itu, pelaku diserahkan ke Mapolsek Kronjo.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa yang menyebabkan tiga orang dalam satu keluarga mengalami luka berat itu, apalagi korbannya anak dibawah umur,” tuntasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah merancang anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan outlook TKD 2026 yang tercatat Rp696,9 triliun.
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews