Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis
Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TANGERANG-Ratusan warga Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang mengamuk dengan meruksan sebuah mobil Toyota Rush yang terpakir di sekitar lokasi. Seperti diketahui warga melakukan perlawanan kepada petugas gabungan yang hendak memberikan surat peringatan (SP) penggusuran kedua, Selasa (10/5/2016).
Warga yang bersenjata parang golok serta pedang itu nekat mengejar petugas gabungan agar tidak bisa masuk ke wilayah lokalisasi tersebut.
Aksi warga pun semakin meradang, mereka melemparkan batu ke petugas hingga sejumlah aparat polisi terluka dan satu mobil Rush berwarna putih yang terparkir di sekitar lokas kacanya pecah.
"Woi pergi, engga usah ganggu ketenangan kami," teriak warga sembari terus melempari batu.
Namun, saat petugas menembaki gas air mata untuk membubarkan massa, terlihat para ibu membawa anak-anaknya ke tempat yang lebih aman. Mereka menjauh ke arah jalan utama Dadap.
Tak hanya mengancam keamanan petugas Polisi, TNI, dan Satpol Pp saja, warga juga mengancam wartawan untuk tidak mengambil gambar.
"Ngapain lu pada foto-foto orang lagi pada kesusahan," teriak warga sembari menunjuk dengan golok ditangan.
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TODAY TAGBerdasarkan hasil pemantauan dan kajian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kecamatan Batuceper masuk kategori Awas Kekeringan Meteorologis pada Dasarian III Juli 2026.
Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews