Connect With Us

Warga Dadap Tangerang Lempari Krisna Murti dengan Batu

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 10 Mei 2016 | 17:00

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti saat ke Dadap, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANG-Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti dilempari baru oleh warga Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang yang kesal dengan pemerintah lantaran akan digusur.

Krishna nekat mendatangi kerumunan warga yang sedang emosi. Dia berjalan kaki sendirian tanpa didampingi siapapun. Setelah di lempari dengan batu, para personel polisi langsung maju mendekati Krishna.

 

Namun, Krishna meminta agar para personel polisi tersebut tetap pada barisannya. Beruntung batu yang dilempari warga tidak ada yang mengenai angota tubuhnya. Dengan gagah berani, Krisnha mendatangi kerumunan warga yang sudah melengkapi senjata tajam untuk diajak berdialog. Tak lama kemudian baru Krishna ditemani sejumlah perwira, termasuk Kapolresta Tangerang Kombes Pol Agus Pranoto.

 

Hingga kini sekitar pukul 17.00 WIB, proses mediasi masih dilakukan oleh Krishna.

 

 

 

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill