Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANG-Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti dilempari baru oleh warga Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang yang kesal dengan pemerintah lantaran akan digusur.
Krishna nekat mendatangi kerumunan warga yang sedang emosi. Dia berjalan kaki sendirian tanpa didampingi siapapun. Setelah di lempari dengan batu, para personel polisi langsung maju mendekati Krishna.
Namun, Krishna meminta agar para personel polisi tersebut tetap pada barisannya. Beruntung batu yang dilempari warga tidak ada yang mengenai angota tubuhnya. Dengan gagah berani, Krisnha mendatangi kerumunan warga yang sudah melengkapi senjata tajam untuk diajak berdialog. Tak lama kemudian baru Krishna ditemani sejumlah perwira, termasuk Kapolresta Tangerang Kombes Pol Agus Pranoto.
Hingga kini sekitar pukul 17.00 WIB, proses mediasi masih dilakukan oleh Krishna.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.
Pergeseran demografi serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mendorong transformasi signifikan pada sektor layanan kesehatan (healthcare) dan kebugaran (wellness) di Asia Tenggara.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews