Connect With Us

Warga Dadap Tangerang Lempari Krisna Murti dengan Batu

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 10 Mei 2016 | 17:00

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti saat ke Dadap, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANG-Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti dilempari baru oleh warga Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang yang kesal dengan pemerintah lantaran akan digusur.

Krishna nekat mendatangi kerumunan warga yang sedang emosi. Dia berjalan kaki sendirian tanpa didampingi siapapun. Setelah di lempari dengan batu, para personel polisi langsung maju mendekati Krishna.

 

Namun, Krishna meminta agar para personel polisi tersebut tetap pada barisannya. Beruntung batu yang dilempari warga tidak ada yang mengenai angota tubuhnya. Dengan gagah berani, Krisnha mendatangi kerumunan warga yang sudah melengkapi senjata tajam untuk diajak berdialog. Tak lama kemudian baru Krishna ditemani sejumlah perwira, termasuk Kapolresta Tangerang Kombes Pol Agus Pranoto.

 

Hingga kini sekitar pukul 17.00 WIB, proses mediasi masih dilakukan oleh Krishna.

 

 

 

TANGSEL
Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih

Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih

Kamis, 9 Juli 2026 | 16:11

Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill