Connect With Us

Warga Dadap Tangerang Lempari Krisna Murti dengan Batu

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 10 Mei 2016 | 17:00

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti saat ke Dadap, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANG-Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti dilempari baru oleh warga Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang yang kesal dengan pemerintah lantaran akan digusur.

Krishna nekat mendatangi kerumunan warga yang sedang emosi. Dia berjalan kaki sendirian tanpa didampingi siapapun. Setelah di lempari dengan batu, para personel polisi langsung maju mendekati Krishna.

 

Namun, Krishna meminta agar para personel polisi tersebut tetap pada barisannya. Beruntung batu yang dilempari warga tidak ada yang mengenai angota tubuhnya. Dengan gagah berani, Krisnha mendatangi kerumunan warga yang sudah melengkapi senjata tajam untuk diajak berdialog. Tak lama kemudian baru Krishna ditemani sejumlah perwira, termasuk Kapolresta Tangerang Kombes Pol Agus Pranoto.

 

Hingga kini sekitar pukul 17.00 WIB, proses mediasi masih dilakukan oleh Krishna.

 

 

 

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:39

Seorang anak duduk rapi di bangku sekolah, membuka kotak makan yang disediakan negara. Ada nasi, lauk dan sayur. Ia kenyang hari itu bahkan bisa menyisihkan sedikit untuk di bawa pulang. Karena di rumah, ayahnya masih menganggur.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill