Connect With Us

Polisi Hadang Warga Dadap Tangerang dengan Water Canon

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 10 Mei 2016 | 16:04

Aparat kepolisian membawa dua unit unit mobil water canon ke lokalisasi Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, untuk membubarkan aksi warga yang menolak digusur. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Aparat kepolisian membawa dua unit mobil water canon ke lokalisasi Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, untuk membubarkan aksi warga yang menolak digusur.

Mobil tersebut tiba sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Kali Perancis, tempat warga berdemo sambil memblokir jalan menuju lokalisasi Dadap. Mobil ini didatangkan karena aksi warga yang mulai anarkis.

Ratusan aparat gabungan Polres Metro Tangerang dan Polda Metro Jaya pun masih membentuk barikade yang berjarak 300 meter dari lokasi warga berdemo.

Seperti diketahui, sebelumnya sekitar pukul 09.00 WIB, ratusan warga yang tinggal di lokalisasi Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, melakukan perlawanan kepada aparat gabungan pemerintah dan kepolisian yang hendak memberikan surat peringatan (SP) penggusuran ke dua, Selasa (10/5/2016).

Warga yang bersenjata parang golok dan pedang nekad mengejar petugas gabungan agar tidak bisa masuk ke wilayah lokalisasi tersebut. Bahkan, masyarakat juga melakukan aksi bakar ban tepat di depan pintu masuk lokalisasi.

Dalam bentrokan tersebut, dua petugas kepolisian mengalami luka di kepala akibat terkena lemparan batu.

Keduanya adalah Mulya Aditya, 19, dan Harmoko, 21, petugas berpangkat Bripda yang bertugas di Polda Metro Jaya. Mereka langsung dibawa ke klinik terdekat. Sedangkan satu warga yang menyerang petugas berhasil diamankan.

 

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

TANGSEL
420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

Senin, 2 November 2026 | 09:50

Sebanyak 420 pelanggaran lalu lintas tercatat selama enam hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill