Connect With Us

Warga Dadap Tangerang Bakar Ban

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 10 Mei 2016 | 14:04

Ratusan warga yang menempati bangunan liar di Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang sempat membakar ban untuk melawan petugas gabungan. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Ratusan warga yang menempati bangunan liar di Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang sempat membakar ban untuk melawan petugas gabungan. 

Dua petugas kepolisian dilarikan ke Puskesmas  akibat, terkena lemparan batu dari masyarakat yang menolak pemberian surat peringatan (SP) kedua dan penempelan stiker pembongkaran lokalisasi Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Selasa (10/5/2016).

Kapolsek Teluknaga, AKP Supriyanto mengatakan, korban merupakan anggota kepolisian Polda Metro Jaya.

"Iya betul, saat ini sudah dilarikan ke rumah sakit karena bagian kepala terkena batu," ungkapnya.

Tak hanya korban luka, sejumlah kendaraan petugas pun turut hancur terkena lemparan batu dan sabetan dari bambu runcing.

Kondisi di lokasi sendiri hingga pukul 13.40 WIB terpantau emosi warga mulai terkendali karena aparat secara persuasif mengingatkan kepada warga.

 

 

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

KAB. TANGERANG
300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:57

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill