Connect With Us

Soal Ustadz Gadungan Pengganda Uang di Tangerang, Begini Sikap Ketua MUI Tangerang

Mohamad Romli | Selasa, 4 April 2017 | 20:00

Aparat Kapolresta Tangerang menangkap tersangka kasus penipuan yang berkedok sebagai ustad, di Desa Cikasungka Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang, Selasa (04/04/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kasus penipuan yang dilakukan ASI (48) di perumahan bukti Cikasungka, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang disayangkan oleh Ketua Majelis Ulama Kabupaten Tangerang, H. Ues Nawawi.

Menurut H. Uwes, semestinya pengajian merupakan ajang untuk memperdalam ilmu pengetahuan agama, bukan untuk menjadi ajang hal-hal berbau mistis seperti pengandaan uang.

Dia juga bingung dengan sikap korban yang tertipu. Sebab, sudah pasti jika ingin ada rezeki, menurut dia, tak ada jalan lain selain berusaha dan berdoa.

"Saya tentunya berharap hal ini menjadi pelajaran bagi masyarakat. Masyarakat harus kritis saat mengikuti pengajian. Kalau memang terlihat sudah menyimpang harus segera ditinggalkan. Daripada menjadi korban penipuan atau doktrin agama yang sesat, ” katanya.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

SPORT
Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:55

Timnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill