Ngeri! Foto Anak di Medsos Dicatut untuk Narasi Gay Parenting, DPR Desak Regulasi Larang LGBT
Senin, 29 Juni 2026 | 15:28
Dugaan pencatutan foto anak demi membangun narasi gay parenting di media sosial memicu reaksi keras dari parlemen.
TANGERANGEWS.com-Awal mula baku tembak antara anggota polisi dengan empat pria pelaku begal motor di Jalan Raya Serang, Km 17, Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (24/4/2017) sekitar pukul 14.00, terjadi karena pelaku kepergok anggota buser Polsek Cikupa.
"Anggota Buser Polsek Cikupa Brigadir Nofrizal Dwi P ketika itu sedang melaksanakan observasi dilokasi. Dia melihat dua orang mencurigakan dan berusaha mencuri motor dengan merusak kunci menggunakan Letter T," ujar Kasat Reskim Polresta Tangerang, Kompol Gunarko saat dikonfirmasi TangerangNews.com, Senin (24/4/2017) petang.
Dia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di depan toko sepatu SB 2.Saat pelaku akan membawa motor curian tersebut, bergegas Brigadir Nofrizal memepet pelaku.
"Saat itu tanpa diduga satu rekan pelaku menembak ke arah Brigadir Nofrizal sebayak 3 kali. Tembakan itu mengenai Lengan kiri dan punggung kanan Brigadir Nofrizal," tambahnya.
Setelah menembak Brigadir Nofrial, pelaku kemudian berusaha melarikan diri dengan naik sepeda motor. Melihat pelaku berusaha melarikan diri, Brigadir Nofrizal membalas tembakan kearah pelaku sebanyak lima kali dan berhasil mengenai badan dan pipi kanan pelaku yang mengemudikan motor."Motornya terjatuh dan dua orang pelaku berhasil melarikan diri," terangnya
Dugaan pencatutan foto anak demi membangun narasi gay parenting di media sosial memicu reaksi keras dari parlemen.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang dari UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Ciledug mengevakuasi sebuah benda logam berbentuk bulat yang tersangkut di jari telunjuk seorang balita pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews