KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGEWS.com-Awal mula baku tembak antara anggota polisi dengan empat pria pelaku begal motor di Jalan Raya Serang, Km 17, Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (24/4/2017) sekitar pukul 14.00, terjadi karena pelaku kepergok anggota buser Polsek Cikupa.
"Anggota Buser Polsek Cikupa Brigadir Nofrizal Dwi P ketika itu sedang melaksanakan observasi dilokasi. Dia melihat dua orang mencurigakan dan berusaha mencuri motor dengan merusak kunci menggunakan Letter T," ujar Kasat Reskim Polresta Tangerang, Kompol Gunarko saat dikonfirmasi TangerangNews.com, Senin (24/4/2017) petang.
Dia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di depan toko sepatu SB 2.Saat pelaku akan membawa motor curian tersebut, bergegas Brigadir Nofrizal memepet pelaku.
"Saat itu tanpa diduga satu rekan pelaku menembak ke arah Brigadir Nofrizal sebayak 3 kali. Tembakan itu mengenai Lengan kiri dan punggung kanan Brigadir Nofrizal," tambahnya.
Setelah menembak Brigadir Nofrial, pelaku kemudian berusaha melarikan diri dengan naik sepeda motor. Melihat pelaku berusaha melarikan diri, Brigadir Nofrizal membalas tembakan kearah pelaku sebanyak lima kali dan berhasil mengenai badan dan pipi kanan pelaku yang mengemudikan motor."Motornya terjatuh dan dua orang pelaku berhasil melarikan diri," terangnya
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemanfaatan Artificial Intelligence (AI) mulai diterapkan dalam proses produksi film di tanah air. Terobosan ini dilakukan Platform video dari Telkomsel, MAXStream TV, dengan menghadirkan film terbarunya berjudul "Rahasia Pernikahan".
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews