Connect With Us

Ini Kronologis Baku Tembak Polisi Vs Begal di Cikupa

Mohamad Romli | Senin, 24 April 2017 | 20:10

Pelaku begal yang menyerang Buser Polsek Cikupa Brigadir Nofrizal Dwi P , tewas ditempat setelah ditembak. (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)


TANGERANGEWS.com-Awal mula baku tembak antara anggota polisi dengan empat pria pelaku begal  motor di Jalan Raya Serang, Km 17, Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (24/4/2017) sekitar pukul 14.00,  terjadi karena pelaku kepergok anggota buser Polsek Cikupa.

"Anggota Buser Polsek Cikupa Brigadir Nofrizal Dwi P ketika itu sedang melaksanakan observasi dilokasi. Dia melihat dua orang mencurigakan dan berusaha mencuri motor dengan merusak kunci menggunakan Letter T," ujar Kasat Reskim Polresta Tangerang, Kompol Gunarko saat dikonfirmasi TangerangNews.com, Senin (24/4/2017) petang.

Dia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di depan toko sepatu SB 2.Saat pelaku akan membawa motor curian tersebut, bergegas Brigadir Nofrizal memepet pelaku.

"Saat itu tanpa diduga satu rekan pelaku menembak ke arah Brigadir Nofrizal sebayak 3 kali.  Tembakan itu  mengenai Lengan kiri dan punggung kanan Brigadir Nofrizal," tambahnya.

Setelah menembak Brigadir Nofrial, pelaku kemudian berusaha melarikan diri dengan naik sepeda motor.  Melihat pelaku berusaha melarikan diri, Brigadir Nofrizal membalas tembakan kearah pelaku sebanyak lima kali dan berhasil mengenai badan dan pipi kanan pelaku yang mengemudikan motor."Motornya terjatuh dan dua orang pelaku berhasil melarikan diri," terangnya

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill