Connect With Us

47 Anjal Terjaring Operasi Polresta Tangerang

Mohamad Romli | Jumat, 26 Mei 2017 | 18:00

Aparat Polresta Tangerang mengamankan 47 anak jalanan, yang meresahkan masyarakat, Jumat (26/5/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang bulan Ramadan, Polresta Tangerang mengintensifkan razia premanisme di wilayah hukum Kabupaten Tangerang.

Dalam operasi Bina Kusuma Kalimaya yang dilakukan Jumat (26/5/2017), aparat kepolisian melakukan penyisiran ke beberapa titik lokasi, diantaranya Cikupa dan Balaraja.

Hasilnya, terjaring 47 anak jalanan yang kemudian digelandang ke Mapolresta Tangerang untuk didata dan diberikan pembinaan.

"Dari 47 orang yang terjaring operasi, tidak ada yang membawa senjata tajam maupun obat-obat-obatan terlarang, namun tetap kami berikan arahan agar mereka mencari pekerjaan lain, dari pada mengganggu orang di lampu merah maupun tempat-tempat lainnya," ujar Kabag Ops Polresta Tangerang Kompol Jarkasih.

Kegiatan operasi ini, kata Jarkasih, akan terus dilakukan selama bulan Ramadan ini. "Kami akan terus melakukan operasi premanisme selama bulan Ramadan agar masyarakat juga merasa lebih tenang berpuasa," tambahnya.

Setelah dilakukan pembinaan, ke 47 orang tersebut kemudian membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Selanjutnya, Polresta Tangerang akan berkoordinasi dengan instansi terkait di Pemkab Tangerang untuk menangani anak jalanan tersebut.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

NASIONAL
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:02

PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pagi.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill