Connect With Us

Kabur Usai Jalani Sidang, Tahanan Ditembak di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 19 Agustus 2017 | 08:00

Ilustrasi Borgol (Sumber Google / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Dedy Setyawan seorang tahanan kasus pencurian melarikan diri seusai mengikuti sidang pada Rabu (14/6/2017) lalu. Dedy nekat melarikan diri ketika akan masuk ke dalam mobil tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Setelah sepekan melarikan diri, Dedy yang sudah menjadi pedagang kecil akhirnya ditembak. Sebab, dia menolak dibawa petugas dan diduga melawan saat ditangkap.

 

Dedi Setyawan, warga asal Desa Pagejugan, Kecamatan/Kabupaten Brebes itu melarikan diri saat mobil tahanan parkir di halaman Lapas. Saat itu, Dedi akan dikembalikan ke ruang tahanan di Lapas Kelas II Brebres  setelah sidang, sekitar pukul 12.30 WIB. Dia memanfaatkan kelengan sipir.

Ketika mobil tahanan parkir di halaman Lapas dan satu persatu tahanan turun, Dedi melompat dari dalam mobil sambil mendorong tahanan lainnya. Setelah dua bulan lebih hidup dalam pelarian, jejak Dedy terendus Petugas Kejaksaan yang bekerjasama dengan Polres Brebes. Petugas  berhasil menangkapnya di Tangerang saat sedang berdagang. Namun, karena diduga melawan. Petugas menembaknya.

 

"Sekitar satu bulan lamanya, terdakwa beberapa kali berpindah-pindah tempat untuk bersembunyi. Terdakwa berhasil ditangkap saat sedang berjualan minuman (jamu) di kompleks Pasar Kemis Kabupaten Tangerang," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Transiswa Adhi, Jumat (18/8/2017) kepada wartawan.

TOKOH
Inspiratif, Cerita Abah Dindin Pendiri Yayasan Kumala Naungi dan Didik Anak-anak Jalanan

Inspiratif, Cerita Abah Dindin Pendiri Yayasan Kumala Naungi dan Didik Anak-anak Jalanan

Sabtu, 15 Juni 2024 | 22:08

Dindin Komarudin, akrab dikenal sebagai "Abah Dindin," telah mendirikan rumah singgah bernama "Yayasan Kumala" sejak tahun 2004 untuk membantu anak-anak jalanan.

OPINI
Ijin Freeport Diperpanjang, Rakyat Dapat Apa?

Ijin Freeport Diperpanjang, Rakyat Dapat Apa?

Rabu, 12 Juni 2024 | 15:21

Adapun perpanjangan waktu ekspor konsentrat tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mempertimbangkan kelangsungan produksi dan pencapaian hilirisasi industri.

MANCANEGARA
Gagal Nyapres? Donald Trump Diputus Bersalah Kasus Penipuan 

Gagal Nyapres? Donald Trump Diputus Bersalah Kasus Penipuan 

Jumat, 31 Mei 2024 | 13:01

Donald Trump, mantan Presiden Amerika Serikat, dinyatakan bersalah oleh Pengadilan New York pada Kamis sore.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill