Connect With Us

Tergiur Keuntungan Rental Mobil, Puluhan warga Tangerang Jadi Korban Penipuan

Mohamad Romli | Sabtu, 19 Agustus 2017 | 21:56

Ilustrasi mobil rental. (@TangerangNews.com / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Tergiur keuntungan dalam bisnis rental mobil, banyak warga Curug di Kabupaten Tangerang menjadi korban penipuan sebuah perusahaan rental.  Seperti yang dialami Munawir, warga Binong. Dia tidak menyangka jika niatnya merentalkan mobil ke CV BJ, sebuah perusahaan rental mobil di Curug berujung hilangnya mobil suzuki Ertiga miliknya. 

 "Kini saya tak tahu dimana rimbanya mobil saya," katanya.  Nasib naas  juga ternyata tak hanya menimpa Munawir. Tetapi  puluhan orang yang menitipkannya di sana sekitar delapan bulan yang lalu juga sama. "Awalnya sih bagus, dibayar terus," terangnya. Namun, sejak Juli pemilik perusahaan rental itu yang berinisial ESW,26, menghilang.

 

"Telepon genggamnya pun sudah tidak aktif. Ketika kita datangi kantor rental yang berlokasi di Jalan Diklat Pemda RT 01/14, Kelurahan Sukabakti, Kecamatan Curug tersebut pada awal bulan Agustus ini,  kantor tersebut dalam kondisi tutup," tuturnya.  "Saya merasa percaya karena pemilik rental kenal baik, bahkan awalnya sering rental ke saya, karyawannya juga ada yang kenal juga," ujar Munawir saat berkumpul dengan para korban di Tigaraksa, Sabtu (19/8/2017). 

 

Munawir yakin menyerahkan kendaraannya kepada ESW karena  dia memiliki bukti legalitas operasional perusahaan tersebut. "Saat itu saya minta deposit sebagai tanda jadi, dijanjikan tanggal 3 Agustus, tapi pas saya tagih jawabannya belum ada, besoknya saya telepon, ponselnya sudah enggak aktif," tambahnya.

korban

 Dengan keganjalan tersebut, ia kemudian mencari tahu keberadaan mobilnya. "Saya kaget, ternyata mobil saya digadaikan, bukan direntalkan, bahkan saya enggak tahu dimana mobil saya saat ini," ungkapnya.

Korban lainnya, Aceng, menceritakan ia menitipkan mobil Toyota Avanza miliknya sejak Februari 2017.  "Awalnya pembayaran sewa rental lancar, tapi Juli 2017 dia bayar telat. Itu pun saya tekan, kalau dia tak sanggup bayar mobil mau saya ambil," ujarnya.

Namun, sejak pembayaran terakhir, kata Aceng, nomor telepon seluler pelaku tidak bisa dihubungi, akhirnya ia mendapatkan informasi rental tersebut bermasalah dari rekan-rekannya yang juga menitipkan mobil di rental tersebut.

"Sekarang kami sedang berusaha mencari mobil masing-masing, karena enggak ada catatan juga digadaikan ke siapa saja mobil-mobil yang dititipkan ke rental itu," tambahnya. Sodikin, warga Solear yang juga turut menjadi korban mengatakan, sudah beberapa saudara dan teman-temannya yang menitipkan mobil dirental tersebut.

"Jumlah yang tercatat saja sampai 71 unit," ujarnya. Namun ada juga beberapa unit kendaraan yang sudah ditemukan, seperti yang diungkapkan Ishar, pemilik mobil avanza berwarna hitam. Ia mendapatkan mobil miliknya digadaikan di daerah Pasar Kemis. Sementara Erwin, yang menitipkan dua unit mobil masih mencari satu lagi.

 

"Saya menitipkan dua unit mobil Xenia, satu sudah ditemukan di Panongan, sementara satu belum ketemu," ujarnya.

NASIONAL
Sering Merasa Lelah? Dokter RS Sari Asih Bintaro Ingatkan Jangan Langsung Menyalahkan Aktivitas Padat

Sering Merasa Lelah? Dokter RS Sari Asih Bintaro Ingatkan Jangan Langsung Menyalahkan Aktivitas Padat

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 14:24

Rasa lelah yang berkepanjangan sering dianggap sebagai dampak dari padatnya aktivitas, kurang tidur, atau stres. Padahal, kondisi tersebut juga dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Jumat, 31 Juli 2026 | 20:16

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menyusun peraturan daerah (Perda) sebagai tindak lanjut kebijakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang penanganan isu Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Queer (LGBTQ).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill