Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan tunggal pengendara sepeda motor karena menabrak bak truk sampah di Jalan Raya Serang KM 12, Kampung Kadu RT 01/01, Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Selasa (29/8/2017) malam bukan yang pertama terjadi.
Informasi yang dihimpun TangerangNews.com, selama bulan Agustus 2017 ini, setidaknya sudah dua kali terjadi kecelakaan tunggal dilokasi tersebut. Kecelakan terkini menimpa Roy Prima Sambada, 25, warga Kelurahan Periuk Jaya, Kota Tangerang. Pria yang bekerja di PT. Mayora tersebut hendak pulang usai kerja shift satu.
"Anak saya hampir tiap hari lewat jalan itu," ujar ibu korban kepada TangerangNews.com. Samsul, petugas medis di RS Permata Hati mengatakan, sebelumnya ada dua korban lainnya yang dilarikan ke rumah sakit tersebut karena mengalami kecelakaan tunggal menabrak bak truk sampah tersebut. BACA JUGA : Lubang Besar di Ruas Jalan Raya PLP Curug Jadi Biang Kecelakaan
"Seminggu yang lalu juga ada kejadian serupa dilokasi yang sama, korbannya dua orang yang berboncengan pake sepeda motor," ujarnya. Sementara itu, Andri warga setempat mengatakan bak sampah tersebut sebaiknya dipindahkan lokasinya agar tidak menggganggu pengguna jalan tersebut, terlebih lokasinya juga persis disebrang depan kantor desa Bitung Jaya, Cikupa. BACA JUGA : Tabrak Truk Sampah di Cikupa, Karyawan PT Mayora Luka Parah
"Kalau malam memang gelap seperti ini, motor biasanya kenceng karena trek lurus, kalau yang enggak tahu, ambil jalur terlalu kekiri, emang bisa nabrak," ungkapnya. Pantauan TangerangNews.com dilokasi kejadian, posisi bak truk sampah tersebut sekitar setengah meter berada di badan jalan. Sementara kondisinya gelap karena tidak ada lampu penerangan. Rimbunnya daun dari pohon dilokasi tersebut, membuat posisi bak sampah tersebut tidak terlalu terlihat oleh pengendara.(DBI)
TODAY TAGPeringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews