Connect With Us

Lihat Kekasih Kerabatnya dengan pria lain di Tangerang, Yaman Ngamuk

Mohamad Romli | Sabtu, 7 Oktober 2017 | 12:00

Yaman, Pelaku penganiayaan terhadap pria berinisial SA,27, di Kecamatan Mauk. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Aksi nekat Yaman seorang pria berusia 38 tahun berbuntut panjang. Dia yang gelap mata saat melihat perempuan berinisial MM,21, yang memiliki ikatan kekasih dengan kerabatnya sedang ditempat gelap bersama pria lain berinisial SA,27.

Tanpa berpikir panjang, warga Kampung Kelebet, Kemiri tersebut pun langsung mengambil sebilah kayu bekas pembangunan proyek di sekitar lokasi. 

BACA JUGA : Tersinggung Sering Dipandang, Tukang Jahit Dianiaya di Ciputat

Kayu yang masih terdapat pakunya tersebut pun diseret ke kepala dan tubuh sang pria secara membabi buta. Korban yang tidak siap menerima serangan tersebut pun mengalami luka serius dibeberapa bagian tubuhnya. 

Akibatnya, kepala korban robek terkena paku, sehingga darah pun akibat tertancap paku. 

Tak hanya itu, tangan kanan, telapak kanan serta betis kanan korban juga terluka, bahkan kaki kanan korban juga memar akibat pukulan yang bertubi-tubi.

Peristiwa itu terjadi di belakang kantor Kecamatan Mauk pada Rabu (28/6/2017) sekitar pukul 21.10 WIB. Yaman setelah itu melarikan diri. Namun pelaku akhirnya berhasil dibekuk oleh tim Reskrim Polsek Mauk. 

BACA JUGA : Pelaku Pengeroyokan Safroni Hingga Tewas di Kemiri Dibekuk Polisi

Kapolsek Mauk, AKP Teguh Kuslantoro mengatakan, motif penganiayaan yang dilakukan pelaku karena tidak terima saat MM tengah berduaan dengan pria lain. Sementara perempuan tersebut pacar kerabatnya. 

"Motifnya bahwa korban telah berpacaran dengan kerabat pelaku," ujarnya, Sabtu (7/10/2017).

Pelaku pun saat ini sudah meringkuk ditahanan Mapolsek Mauk dan atas perbuatannya, ia akan dijerat dengan pasal 351 KUHP. 

"Ancaman hukumannya paling lama dua tahun delapan bulan," tukasnya.(DBI/HRU)

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

TANGSEL
Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:04

Seorang perempuan berinisial ESI, 23, dievakuasi dari di dalam sebuah daycare di wilayah Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsl), Senin 20 Juli 2026 malam. Korban diduga terjebak akibat dikunci dari luar oleh orang tak dikenal.

KOTA TANGERANG
HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Sediakan Paket Sembako Murah Rp95 Ribuan

HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Sediakan Paket Sembako Murah Rp95 Ribuan

Selasa, 21 Juli 2026 | 17:30

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill