Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa tragis dialami Setyaningtias Budi Rahayu ,55, saat berhadapan dengan keponakannya sendiri bernama Aldi. Tiba-tiba saja, dirinya diserang, diseret, dipukul dan dirampok di kediamannya sendiri yang terletak di Villa Japos, Pondok Aren, Kota Tangsel, Selasa (29/8/2017) kemarin.
“Padahal sebelumnya, terduga sempat diberikan makan oleh bibinya,”ujar Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto, Rabu (30/08/2017).
Peristiwa itu terjadi pada siang hari. Aldi yang dating bermaksud untuk bersilaturahmi, malah menyerang secara sadis bibinya itu. Alasan awal penyerangan karena makanan yang diberikan kepada Aldi tidak enak. BACA JUGA : Warga Kelapa Dua Tangerang Tewas Ditembak Perampok di Cengkareng
"Karena tidak enak makanan yang disuguhkan, terduga mengambil gelas dan memukul korban. Bibinya itu lalu diseret ke kamar mandi, korban melawan dan terduga meminta barang berharaga milik korban,” terangnya.
Setelah berhasil membawa gelang emas di tangan Setyaningtias dan sebuah ponsel, Aldi lantas saja melarikan diri.
"Terduga pelaku masih kami buru," ujar Fadli. BACA JUGA : Belok ke Pinang, Driver Ojek Online Rampok Penumpang
Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan bahkan masih dalam perawatan di RS Sari Asih Ciledug.(DBI)
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGDirektur media daring Ekbisbanten.com, Ismatullah, memenuhi undangan klarifikasi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten pada Senin, 26 Januari 2026.
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews