KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa tragis dialami Setyaningtias Budi Rahayu ,55, saat berhadapan dengan keponakannya sendiri bernama Aldi. Tiba-tiba saja, dirinya diserang, diseret, dipukul dan dirampok di kediamannya sendiri yang terletak di Villa Japos, Pondok Aren, Kota Tangsel, Selasa (29/8/2017) kemarin.
“Padahal sebelumnya, terduga sempat diberikan makan oleh bibinya,”ujar Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto, Rabu (30/08/2017).
Peristiwa itu terjadi pada siang hari. Aldi yang dating bermaksud untuk bersilaturahmi, malah menyerang secara sadis bibinya itu. Alasan awal penyerangan karena makanan yang diberikan kepada Aldi tidak enak. BACA JUGA : Warga Kelapa Dua Tangerang Tewas Ditembak Perampok di Cengkareng
"Karena tidak enak makanan yang disuguhkan, terduga mengambil gelas dan memukul korban. Bibinya itu lalu diseret ke kamar mandi, korban melawan dan terduga meminta barang berharaga milik korban,” terangnya.
Setelah berhasil membawa gelang emas di tangan Setyaningtias dan sebuah ponsel, Aldi lantas saja melarikan diri.
"Terduga pelaku masih kami buru," ujar Fadli. BACA JUGA : Belok ke Pinang, Driver Ojek Online Rampok Penumpang
Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan bahkan masih dalam perawatan di RS Sari Asih Ciledug.(DBI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews