Connect With Us

Telat Injak Rem, Terios Nyusruk ke Kali Cikupa

Mohamad Romli | Minggu, 25 Februari 2018 | 21:00

Mobil Terios Nyusruk ke Kali Cikupa dalam Kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Jati Utama, Cluster Suvarna Jati, Cikupa, Minggu (25/2/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)


TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jati Utama, Cluster Suvarna Jati, Cikupa, Minggu (25/2/2018).

Dituturkan Widi, warga yang melintas dilokasi tersebut. Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

"Sopirnya hendak putar balik, tapi mungkin karena telat menginjak rem. Akhirnya mobil menabrak trotoar," ujarnya.

Setelah menabrak trotoar itu, laju Terios Nopol KT-1305-KB  tetap tidak bisa dikendalikan pengemudinya. kemudian terperosok ke saluran air dengan posisi terbalik.

Warga setempat pun berusaha menolong memgeluarkan sopir dari dalam mobil.

"Kondisi sopirnya hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan medis di klinik terdekat," tambahnya.

Warga pun berusaha mengevakusi mobil naas itu dengan peralatan seadanya, namun upaya puluhan warga menarik mobil dengan dua utas tali belum membuahkan hasil.

"Mobil mengalami kerusakan cukup parah dibagian depan, beberapa kacanya juga pecah," tukasnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Buka Cuma Faktor Usia, Stamina Menurun Bisa Jadi Tanda Diabetes

Buka Cuma Faktor Usia, Stamina Menurun Bisa Jadi Tanda Diabetes

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:00

Masyarakat kerap menganggap penurunan stamina, mudah lelah, perubahan fungsi seksual, hingga kadar gula darah meningkat sebagai bagian dari proses penuaan atau konsekuensi gaya hidup.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill