Connect With Us

Dikira Air Mineral Ternyata Racun, Ketua RW di Cisoka Tewas

Mohamad Romli | Minggu, 1 Juli 2018 | 14:00

Suasana pemakaman Sutisna, 40, warga Kampung Caringing, Desa Caringin, Cisoka yang tewas setelah menenggak racun, Minggu (1/7/2018). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sutisna, 40, warga Kampung Caringing, Desa Caringin, Cisoka menghembuskan nafas terakhirnya setelah menenggak racun, Minggu (1/7/2018).

Ketua RW 02 di desa tersebut itu salah mengambil botol yang dikira berisi air mineral ternyata racun potasium.

Informasi yang dihimpun TangerangNews.com, sekitar pukul 08.00 WIB, korban beserta beserta warga lainnya hendak melakukan kerja bakti. Namun, ia salah mengambil botol air mineral yang ternyata berisi racun potasium.

Plh Kapolsek Cisoka AKP   Osman Sigalingging saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu.

"Benar, informasi yang beredar korban diduga salah minum, dikira berisi air mineral ternyata berisi racun potasium," ujarnya.

Namun Osman belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait kronologis peristiwa naas itu.

"Kami masih mengumpulkan informasi di lapangan, nanti kami sampaikan," tukasnya.(MRI/RGI)

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill