Dituduh Pakai Motor Curian, Santri Diperas Debt Collector saat Hendak Ziarah di Cikupa
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:11
Aksi premanisme berkedok penagih utang atau debt collector (DC) mata elang (matel) kembali memakan korban di Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Sutisna, 40, Ketua RW 02, Desa Caringin, Kecamatan Cisoka yang tewas usai menenggak racun potasium di botol mineral tadi pagi, Minggu (1/7/2018) hendak mencari ikan.
Korban telah menyiapkan potasium sianida itu yang dikemas dalam botol mineral.
Hal itu diungkapkan Plh Kapolsek Cisoka AKP Osman Sigalingging. Dikatakan Osman, korban beserta warga lainnya tengah kerja bakti membersihkan saluran air.
Korban pun mengira di saluran air itu akan ada ikan. Sehingga ia menyiapkan potasium sianida untuk melumpuhkan ikan tersebut.
"Potasium sianida itu dibawa korban yang dikemas di botol mineral," jelasnya.
Saat tengah berlangsung kerja bakti itu, korban yang merasa kehausan segera mengambil botol air mineral. Namun tampak tergesa-gesa, ia tidak menyadari jika botol yang diambilnya berisi potasium tersebut
"Beberapa warga spontan mengingatkannya, namun terlambat. Karena sedikit ada yang terteguk," tambahnya.
Korban sempat memuntahkan cairan potasium itu dan bergegas menuju warung terdekat untuk mencari air mineral. Namun, sebelum sampai di warung, tubuhnya telah roboh ke tanah.
"Korban lalu dibawa ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan pertolongan medis, namun tidak tertolong," tukasnya.(MRL/RGI)
Aksi premanisme berkedok penagih utang atau debt collector (DC) mata elang (matel) kembali memakan korban di Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews