Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Sutisna, 40, Ketua RW 02, Desa Caringin, Kecamatan Cisoka yang tewas usai menenggak racun potasium di botol mineral tadi pagi, Minggu (1/7/2018) hendak mencari ikan.
Korban telah menyiapkan potasium sianida itu yang dikemas dalam botol mineral.
Hal itu diungkapkan Plh Kapolsek Cisoka AKP Osman Sigalingging. Dikatakan Osman, korban beserta warga lainnya tengah kerja bakti membersihkan saluran air.
Korban pun mengira di saluran air itu akan ada ikan. Sehingga ia menyiapkan potasium sianida untuk melumpuhkan ikan tersebut.
"Potasium sianida itu dibawa korban yang dikemas di botol mineral," jelasnya.
Saat tengah berlangsung kerja bakti itu, korban yang merasa kehausan segera mengambil botol air mineral. Namun tampak tergesa-gesa, ia tidak menyadari jika botol yang diambilnya berisi potasium tersebut
"Beberapa warga spontan mengingatkannya, namun terlambat. Karena sedikit ada yang terteguk," tambahnya.
Korban sempat memuntahkan cairan potasium itu dan bergegas menuju warung terdekat untuk mencari air mineral. Namun, sebelum sampai di warung, tubuhnya telah roboh ke tanah.
"Korban lalu dibawa ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan pertolongan medis, namun tidak tertolong," tukasnya.(MRL/RGI)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Menghabiskan akhir pekan kini tidak harus keluar kota untuk mendapatkan suasana liburan. Menjawab tren masyarakat yang menginginkan pengalaman bersantap sekaligus rekreasi, ARYADUTA Lippo Village menghadirkan Saturday Tropical Brunch
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews