Connect With Us

Gawat, Warga di 260 Desa Kabupaten Tangerang Masih ‘Dolbon’

Maya Sahurina | Kamis, 6 Desember 2018 | 16:00

Kegiatan deklarasi Bertajuk Stop Buang Air Besar Sembarangan yang digelar Dinas Kesehatan bersama unsur dari 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang. Kamis (6/12/2018). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Meski Kabupaten Tangerang tercatat sebagai wilayah dengan pertumbuhan pembangunan yang pesat, namun ternyata tidak sebanding dengan perilaku warganya yang belum sadar pentingnya kesehatan lingkungan. Pasalnya, dari 274 desa di Kabupaten Tangerang, baru 14 desa yang dinyatakan bebas dari perilaku buang air besar di kebun alias dolbon.

Hal itu terungkap dalam deklarasi yang dihelat di halaman Kecamatan Cikupa, Kamis (6/12/2018). Bertajuk Stop Buang Air Besar Sembarangan, deklarasi itu dikomandoi Dinas Kesehatan bersama unsur dari 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Desiriana Dinardianti mengatakan, Kabupaten Tangerang belum bebas dari perilaku warga yang buang air besar sembarangan. Sehingga, pihaknya perlu menggaungkan kampanye  Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS).

"Dari 274 desa , baru 14 desa yang bebas (dari perilaku) buang air besar sembarangan. Dari sisi kecamatan belum ada yang bebas. Sedangkan dari sisi desa baru 14," ujar Desriana.

Dengan fenomena itu, kata Desriana, semua pihak harus aktif mengkampanyekan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), termasuk kepala desa.

"Kami memotivasi kepala desa, yang desanya belum bebas buang air besar sembarangan. Sehingga perlu ditingkatkan, mudah-mudahan tahun depan setiap desa bebas BABS" ucapnya. 

Desriani juga menyampaikan, komitmen bebas BABS tidak hanya berasal dari pemerintah, tetapi harus melalui kemauan kuat masyarakat.

"Sosialiasai harus terus dilakukan, terlebih puskemas. Turun langsung ke masyarakat, agar menjadi komitmen bersama," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Wakil Bupati Tangerang, Mad Romli, Camat Cikupa, Ketua PKK Kecamatan, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Tangerang dan kepala desa di Kabupaten Tangerang.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Buronan Curanmor Bersenpi Asal Lampung Diringkus di Jatiuwung Tangerang

Buronan Curanmor Bersenpi Asal Lampung Diringkus di Jatiuwung Tangerang

Jumat, 1 Mei 2026 | 13:02

Komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Lampung Timur yang kerap beraksi dengan menggunakan senjata api (senpi) ditangkap saat beraksi di Kota Tangerang.

BANTEN
Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 | 12:38

PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill