Connect With Us

Tersulut Api Cemburu, Modus Jaka Habisi Nyawa Sri di Legok

Rachman Deniansyah | Senin, 24 Juni 2019 | 20:33

Sketasa wajah Fifiani Sri Lestari, 16, korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan dalam kondisi terikat di Kampung Kebon Baru, RT 1/1, Desa Babar, Kecamatan Legok pada Jumat (21/6/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jaka Ria, 18, hanya bisa tertunduk saat dihadirkan dalam konferensi pers Polres Tangsel terkait kasus pembunuhan Fifia Sri Lestari, 16, di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangsel, Senin (24/6/2019).

Pemuda yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu tak lain adalah tunangan korban. Mereka bahkan telah merencanakan akan menikah tahun depan.

Namun, kisah percintaan itu berakhir tragis, saat korban ditemukan tewas dengan kondisi tangan dan kaki terikat tali rafia, di Kampung Kebon Baru, RT 1/1, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (21/6/2019) lalu.

BACA JUGA:

Informasi yang dihimpun TangerangNews, pada hari korban tewas, tersangka menjemput korban dikediamannya di Kampung Pinang, Kelurahan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Mereka kemudian melaju dengan mobil Honda CRV berplat nomor B-1052-GLP milik orang tua tersangka. 

Berdasarkan keterangan Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, ditengah perjalanan itu saat kencan tersebut, keduanya terlibat cekcok mulut. Tersangka tidak menerima saat dirinya dibanding-bandingkan dengan mantan kekasih korban.

"Saat perjalanan, korban selalu membandingkan Jaka dengan mantannya (korban)," ucap Fredy. 

Terbakar api amarah dan cemburu, tersangka pun gelap mata. Ia kemudian mencekik korban hingga patah tulang lehernya.

Tak sampai disitu, tersangka juga mengikat tangan dan kaki korban. Bahkan, sebelum meninggalkan korban disemak-semak, tersangka kembali mencekik korban dengan tali dan kain berwarna coklat.

Jasad korban ditemukan warga yang melintas dalam kondisi telungkup sekitar pukul 14.00 WIB. 

Tersangka yang tercatat masih warga Kecamatan Tigaraksa, tepatnya Kampung Sodong, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang dijerat pasal berlapis, pasal 84 ayat 4 UU tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan atau pasal 340 KUHP dan atau pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat 3 KHUP.

"Ancaman hukuman maksimal seumur hidup," tukas Kapolres.(MRI/RGI)

BANTEN
25 Tahun Dibiarkan Rusak, Pemprov Banten Akhirnya Perbaiki Jembatan Piano Penghubung Serang-Tangerang

25 Tahun Dibiarkan Rusak, Pemprov Banten Akhirnya Perbaiki Jembatan Piano Penghubung Serang-Tangerang

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21

Setelah penantian selama 25 tahun, perbaikan Jembatan Piano yang menghubungkan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang akhirnya mulai dikerjakan.

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

WISATA
8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang

8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang

Selasa, 21 Juli 2026 | 15:46

Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.

TANGSEL
Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:04

Seorang perempuan berinisial ESI, 23, dievakuasi dari di dalam sebuah daycare di wilayah Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsl), Senin 20 Juli 2026 malam. Korban diduga terjebak akibat dikunci dari luar oleh orang tak dikenal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill