Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com - Pemerintah Kabuapten (Pemkab) Tangerang melakukan rotasi dan mutasi pejabat tinggi pratama, jabatan administrator dan pengawas. Pelantikan dan pengambilan sumpah Aparatur Sipil Negara (ASN) itu dilakukan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Kamis ( 25/7/2019) sore.
Zaki mengatakan, ia melakukan rotasi dan mutasi itu untuk meningkatkan kinerja dan menambah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga sekitar 660 ASN dilingkup Pemkab Tangerang bergeser posisi jabatan.
BACA JUGA:
"Rotasi dan mutasi penyempuranaan organisasi. Sehingga perlu penyegara, reposisi, promosi juga mutasi," ujar Zaki.
Zaki menyebut ada 600 ASN yang dilantik dan diambil sumpah pada kesempatan itu.

Selain itu, ia juga akan membuka lelang jabatan untuk posisi kepala dinas.
"Nanti ada juga lelang jabatan untuk posisi kepala dinas DP3A (Dinas Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak), Sekretaris Dewan (DPRD Kabupaten Tangerang, Dinas Perikanan, Badan Kepegawaian dan Dinas Sosial," tambahnya.
Zaki menilai rotasi dan mutasi merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi birokrasi. Dengan kegiatan tersebut diharapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Tangerang dapat terus meningkat.
"Harapan saya tidak ada mata air dan air mata, semuanya sama. Sudah punya tunjangan kerja tiap posisi masing-masing. Dimana pun ditempatkan mari bertanggung jawab terhadap tugas , progam kerja di OPD (organisasi perangkat daerah) masing–masing," pungkasnya.(MRI/RGI)
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews