Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025
Senin, 12 Januari 2026 | 09:37
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com - Pemerintah Kabuapten (Pemkab) Tangerang melakukan rotasi dan mutasi pejabat tinggi pratama, jabatan administrator dan pengawas. Pelantikan dan pengambilan sumpah Aparatur Sipil Negara (ASN) itu dilakukan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Kamis ( 25/7/2019) sore.
Zaki mengatakan, ia melakukan rotasi dan mutasi itu untuk meningkatkan kinerja dan menambah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga sekitar 660 ASN dilingkup Pemkab Tangerang bergeser posisi jabatan.
BACA JUGA:
"Rotasi dan mutasi penyempuranaan organisasi. Sehingga perlu penyegara, reposisi, promosi juga mutasi," ujar Zaki.
Zaki menyebut ada 600 ASN yang dilantik dan diambil sumpah pada kesempatan itu.

Selain itu, ia juga akan membuka lelang jabatan untuk posisi kepala dinas.
"Nanti ada juga lelang jabatan untuk posisi kepala dinas DP3A (Dinas Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak), Sekretaris Dewan (DPRD Kabupaten Tangerang, Dinas Perikanan, Badan Kepegawaian dan Dinas Sosial," tambahnya.
Zaki menilai rotasi dan mutasi merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi birokrasi. Dengan kegiatan tersebut diharapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Tangerang dapat terus meningkat.
"Harapan saya tidak ada mata air dan air mata, semuanya sama. Sudah punya tunjangan kerja tiap posisi masing-masing. Dimana pun ditempatkan mari bertanggung jawab terhadap tugas , progam kerja di OPD (organisasi perangkat daerah) masing–masing," pungkasnya.(MRI/RGI)
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan bahwa rencana kerja sama soal sampah dengan pihak ketiga bukan pembuangan, melainkan skema pengolahan sampah modern yang berfokus pada pengurangan residu.
Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews