Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com - Pemerintah Kabuapten (Pemkab) Tangerang melakukan rotasi dan mutasi pejabat tinggi pratama, jabatan administrator dan pengawas. Pelantikan dan pengambilan sumpah Aparatur Sipil Negara (ASN) itu dilakukan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Kamis ( 25/7/2019) sore.
Zaki mengatakan, ia melakukan rotasi dan mutasi itu untuk meningkatkan kinerja dan menambah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga sekitar 660 ASN dilingkup Pemkab Tangerang bergeser posisi jabatan.
BACA JUGA:
"Rotasi dan mutasi penyempuranaan organisasi. Sehingga perlu penyegara, reposisi, promosi juga mutasi," ujar Zaki.
Zaki menyebut ada 600 ASN yang dilantik dan diambil sumpah pada kesempatan itu.

Selain itu, ia juga akan membuka lelang jabatan untuk posisi kepala dinas.
"Nanti ada juga lelang jabatan untuk posisi kepala dinas DP3A (Dinas Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak), Sekretaris Dewan (DPRD Kabupaten Tangerang, Dinas Perikanan, Badan Kepegawaian dan Dinas Sosial," tambahnya.
Zaki menilai rotasi dan mutasi merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi birokrasi. Dengan kegiatan tersebut diharapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Tangerang dapat terus meningkat.
"Harapan saya tidak ada mata air dan air mata, semuanya sama. Sudah punya tunjangan kerja tiap posisi masing-masing. Dimana pun ditempatkan mari bertanggung jawab terhadap tugas , progam kerja di OPD (organisasi perangkat daerah) masing–masing," pungkasnya.(MRI/RGI)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKomite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang serius menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 yang akan berlangsung di Kota Tangerang Selatan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Suasana kawasan pemukiman padat penduduk di sekitar Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mendadak mencekam pada Minggu pagi, 26 Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews