Connect With Us

Hari Batik Nasional, Ini Batik Andalan RSUD Kabupaten Tangerang

Maya Sahurina | Rabu, 2 Oktober 2019 | 12:55

Jajaran di RSUD Balaraja. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Di Hari Batik Nasional, Pegawai RSUD Balaraja Kabupaten Tangerang memakai pakaian batik dengan berbagai corak, dalam melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dari pantauan di lapangan, perayaan batik di RSUD Balaraja tersebut dilakukan dengan menggunakan batik khas Kabupaten Tangerang dengan corak merah bermotif buah.

Batik Rambutan Parakan menjadi andalan RSUD Balaraja untuk mewarnai pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 

"Hari ini para pegawai menggunakan batik, mulai dari staf management, staf administrasi hingga dokter. Pakaian batik andalan kami adalah batik khas Kabupaten Tangerang yaitu batik Rambutan Parakan," Ujar Direktur Utama RSUD Balaraja, Reniati, Rabu (2/10/2019).

Lanjut Reniati Batik Rambutan Parakan tidak hanya digunakan pada Hari Batik Nasional saja. "Kita biasa gunakan pada minggu ke 3 dan ke 4," ucapnya.

Selain batik rambutan parakan, kata reinita, Rsud Balaraja juga memiliki seragam batik hijau dengan motif bunga dan daun.

Reniati menilai berbagai corak batik dengan motif yang beragam tentunya mewarnai suasana dalam melakukan pelayanan. 

"Selain memperkenalkan budaya kepada masyarakat, batik dengan berbagai corak lebih terlihat santai dalam melakukan pelayanan, suasana menjadi terlihat lebih indah dan tidak kaku," pungkasnya.

Untuk diketahui, motif batik parakan merupakan motif khas Kabupaten Tangerang yang dipatenkan pengrajin batik, Ali Taba. Motif batik tersebut dipatenkan pada 2015 dan digunakan sebagai seragam batik oleh RSUD Balaraja setiap hari kamis.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

Selasa, 1 September 2026 | 16:19

PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Senin, 7 September 2026 | 21:04

Gubernur Banten Andra Soni memastikan proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya mulai dibangun pada akhir tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill