Connect With Us

Sekda Pimpin Peletakan Batu Pertama Masjid di Talaga Bastari

Maya Sahurina | Rabu, 27 November 2019 | 13:36

Suasana kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami Al-Kautsar Talaga Bastari, di Jalan Raya Bolervard, Kecamatan Cikupa. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama PT Intiland Talaga Bastari melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami Al-Kautsar Talaga Bastari, di Jalan Raya Bolervard, Kecamatan Cikupa, Rabu (27/11/2019). 

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, pembangunan masjid ini sebagai kepedulian terhadap sarana tempat ibadah bagi masyarakat. 

Suasana kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami Al-Kautsar Talaga Bastari, di Jalan Raya Bolervard, Kecamatan Cikupa.

"Ini membuktikan bahwa masyarakat betul-betul peduli terhadap sarana ibadah, peduli terhadap masjid, peduli terhadap tempat pertemuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT," ujar Maesyal. 

Didirikannya masjid ini, kata dia, juga sebagai sarana infrastruktur untuk kepentingan masyarakat setempat. “Hal itu juga bentuk mewujudkan masyarakat Tangerang yang religius,” jelasnya.

Baca Juga :

Direktur Pengembangan Bisnis PT Intiland Development TBK, Permadi Indra Yoga menjelaskan , pembangunan masjid itu bagian untuk melengkapi fasilitas kawasan Talaga Bastari.

Suasana kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami Al-Kautsar Talaga Bastari, di Jalan Raya Bolervard, Kecamatan Cikupa.

"Kami menangkap, aspirasi dan kebutuhan warga perumahan terhadap fasilitas ibadah cukup tinggi," ujarnya. 

Dijelaskannya, pembangunan masjid di atas lahan seluas 3900 meter persegi ini membutuhkan waktu kurang lebih satu tahun.

“Desain bangunan 600 M meter persegi bisa menampung 400 sampai 500 jamah di dalam gedung. Kalau ada acara khusus bisa sampai 2500. Target selesai tahun 2020 akhir," pungkasnya.(RAZ/HRU)

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Menakar Kembali Pilkada: Mengembalikan Mandat Kepala Daerah ke DPRD

Menakar Kembali Pilkada: Mengembalikan Mandat Kepala Daerah ke DPRD

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:51

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.

BISNIS
PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran, Produsen Mie Sedaap Bantah Isu karena Ogah Bayar THR

PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran, Produsen Mie Sedaap Bantah Isu karena Ogah Bayar THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:33

Keputusan PT Karunia Alam Segar (KAS), produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur, yang merumahkan sekitar 400 tenaga kerja outsourcing menjadi bahan perbincangan di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill