Connect With Us

Dampak Corona, Ribuan Buruh di Tangerang Mulai Dirumahkan

Mohamad Romli | Selasa, 7 April 2020 | 17:49

Ahmad Supriadi, Ketua KSPSI Kabupaten Tangerang yang juga Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PDI Perjuangan. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Wabah virus Corona (COVID-19) berdampak langsung terhadap aktivitas produksi perusahaan di Kabupaten Tangerang. Ribuan buruh pun mulai dirumahkan.

Ketua DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Tangerang Ahmad Supriadi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan ribuan anggotanya telah dirumahkan karena berkurangnya aktivitas produksi.

"Sudah ada sekitar 2.000 anggota kami yang dirumahkan," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa (7/4/2020).

Mereka yang dirumahkan tersebut rata-rata bekerja disegmen padat karya, misalnya pabrik sepatu.

Supriadi juga mendorong Pemerintah Pusat segera mengeluarkan kebijakan operasional terkait dampak COVID-19 terhadap buruh, karena sektor ini pun terpukul akibat virus yang saat ini tengah mengguncang dunia. 

Terlebih, kata dia, saat ini mendekati bulan Ramadhan dan Idul Fitri, dimana salah satu kewajiban perusahaan adalah memberikan tunjangan hari raya (THR).

"Sudah ada beberapa perusahaan yang hanya sanggup membayar 50 persen. Kami sedang negosiasikan agar upah dan THR tetap dibayar 100 persen meski pekerja  dirumahkan. Oleh karennya Pemerintah Pusat harus membuat aturan untuk hal ini," terangnya.

Selain itu, anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari fraksi PDI Perjuangan ini mendesak Pemerintah Pusat dan DPR RI menghentikan pembahasan RUU omnibus law Cipta Kerja.

"Kami berpendapat bahwa pemerintah sangat tidak punya hati kepada para pekerja. Di tengah pandemik COVID-19 yang membutuhkan daya imun untuk menangkalnya, pemerintah bersama DPR RI malah menciptakan depresi yang dapat menurunkan daya imun pekerja dengan membahas RUU omnibus law cipta kerja," tegasnya. (RMI/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill