Connect With Us

Bocah Bergelayut Dikabel Sutet Curug, Ini Kronologi & Kondisi Terkininya

Mohamad Romli | Jumat, 17 April 2020 | 21:15

Nadin, saat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebuah video beredar viral. Seorang anak bergelayut diatas kabel saluran tegangan tinggi (sutet). Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Cisereh, Desa Kadu Jaya, Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/4/2020).

Nadin, anak berusia sembilan tahun pun harus dilarikan ke rumah sakit akibat peristiwa tersebut.

Informasi yang diterima TangerangNews, Nadin kini telah kembali dikediaman keluarganya di kampung tersebut.

"Alhamdulilah, sudah baik (sudah di rumah," ujar Sobri, warga Kampung Cisereh yang juga tetangga Nadin kepada TangerangNews, Sabtu (17/4/2020).

Ia juga menambahkan, kondisi Nadin saat ini baik-baik saja, meski sempat mengalami peristiwa yang membuatnya terguncang.

"Alhamdulilah, mukjizat dari Allah SWT. Aduh kalau kita bayangkan (peristiwa itu) seperti apa," tambahnya.

Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin membeberkan kronologis peristiwa tersebut.

Saat itu, kata dia, sekitar pukul 11.30 WIB, Nadin sedang bermain bersama tiga temannya dan duduk diatas kabel sutet yang posisinya di bawah.

Namun, kabel tersebut kemudian  bergerak naik ke atas sehingga anak perempuan tersebut terbawa ke atas.

"Informasinya di sekitar lokasi sedang ada proyek pembangunan Sutet PT. SCS. Pada saat kejadian pekerja proyek sedang tidak ada karyawan yang bekerja. Sehingga membuat anak-anak bermain tanpa pengawasan," ujarnya.

Nadin yang sempat kaget berusaha untuk meloncat, namun kabel tersebut yang ditarik oleh mesin terus bergerak ke atas. Dengan berteriak minta tolong, ia tetap bertahan menggenggam kabel hingga ketinggian sekitar 15 meter.

Warga pun kemudian panik, dan bergegas membawa kasur ke luar rumah yang ditempatkan persis di bawah titik korban bergelayut.

Karena sudah kelelahan, Nadin kemudian melepaskan pegangan tangannya di kabel tersebut dan berhasil diselamatkan oleh pamannya, Yanto Suryanto.

"Anak tersebut menjatuhkan diri kepangkuan pamannya. Kemudian langsung dibawa ke rumah sakit," pungkasnya.(RMI/HRU)

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill