Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TANGERANGNEWS.com-Sekitar 30 warga dalam satu lingkungan Rukun Warga (RW) di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, terpapar COVID-19. Penularan tersebut terjadi karena interaksi yang dekat antara warga.
Hal itu dibenarkan Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi, saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2020).
Menurutnya, kasus itu terjadi dua pekan lalu saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke delapan. "Iya di Kecamatan Pasar Kemis. Ada 30 orang dalam satu RW," tuturnya.
Berawal dari satu warga yang bekerja di daerah DKI Jakarta dan Kota Tangerang. Lalu, ada interaksi antara anggota keluarga dengan warga sekitar, hingga terjadilah penularan virus.
Ketika warga di-PCR dan ternyata positif COVID-19, Dinas Kesehatan setempat langsung melakukan tracing ke warga terdekat atau yang berinteraksi. Dari situ, didapatlah puluhan warga yang positif.
"Sehingga warga melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing," ujar dr Hendra.
Dikayakan Hendra, karena kejadiannya sudah dua pekan lalu, sebagian besar warga di dalam RW tersebut sudah sembuh dari COVID-19.
"Tapi Dinkes masih terus melakukan pemantauan intens dan menyemprotkan cairan disinfektan secara massal di lingkungan tersebut," ujarnya.
Dia juga terus menghimbau agar warga menggunakan masker dan tetap jaga jarak bila keluar rumah, sering cuci tangan pakai sabun atau handsanitizer, serta harus mandi begitu sampai di rumah setelah bekerja dari luar.(RAZ/HRU)
TODAY TAGPT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews