Connect With Us

Penggerebekan Mbargo Berbuntut Panjang, Kapolsek Kelapa Dua Dilaporkan

Rachman Deniansyah | Sabtu, 16 Januari 2021 | 20:54

Aparat gabungan yang terdiri dari petugas Satpol PP, TNI dan Polri saat merazia tempat hiburan malam Mbargo EC yang berlokasi di Ruko Rodeo Drive di Jalan Gading Serpong Boulevard Pakulonan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Penggerebekan tempat hiburan malam Mbargo pada malam tahun baru Kamis (31/12/2020) lalu oleh Forum Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat, berbuntut panjang. 

 

Kapolsek Kelapa Dua, AKP Muharam Wibisono beserta Kanit Reskrim, Iptu Agam Tsaani dilaporkan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Keduanya dilaporkan atas dugaan arogansi dan ketidakprofesionalan dalam menjalankan tugas. 

 

Mantan Kasat Reskrim Polres Tangel itu dilaporkan oleh pelapor yang diketahui bernama I Gusti Agung Sutan, dengan surat bernomor SPSP2/12/I/2021/BAGYANDUAN.

Pelapor menduga, keduanya telah melakukan penghinaan terhadap agama dan tempat ibadah saat melakukan operasi pada malam tahun baru tersebut. 

 

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharam Wibisono membenarkan adanya laporan kepada dirinya. 

 

Namun, dia membatah telah melakukan aksi arogansi. Ia menyatakan bahwa yang dilakukannya sudah sesuai dengan ketentuan. Saat itu, ia bersama Muspika Kelapa Dua melakukan operasi pelaksanaan pengawasan dan penindakan ketentraman dan ketertiban umum terhadap aktivitas tempat usaha dan aktivitas masyarakat saat menyambut Tahun Baru 2021. 

 

"Kita melakukan pengecekan tempat hiburan malam yang nekat beroperasi saat malam tahun baru. Kebetulan saat lewat di depan Mbargo ada suara musik, akhirnya kita mencoba masuk. Kita dapati sejumlah orang ada di klub malam tersebut," ujar Wibi saat dikonfirmasi, Sabtu (16/1/2021). 

Saat menjalankan operasi tersebut, Wibi beserta jajarannya menyisir seluruh ruangan. Namun, ternyata terdapat satu ruangan yang disebut pelapor merupakan tempat ibadah. 

 

Hal itulah yang menjadi dasar dirinya dilaporkan. 

 

"Tidak ada tempat ibadah, kita sisir semua ruangan yang berbentuk seperti room (ruangan) karaoke.  Itu sebagai antisipasi jangan sampai malah ada yang pesta narkoba," tuturnya. 

 

Meski demikian, Wibi menyatakan,  dirinya siap memberi pernyataan dan klarifikasi terkait pelaporan tersebut. 

 

"Ya kita akan berikan penjelasan kepada pihak Propam terkait operasi tersebut. Intinya kami dari Muspika melakukan patroli tempat hiburan malam yang buka pada malam tahun baru sesuai dengan ketentuan yang ada," pungkasnya.

BANDARA
Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:02

Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill