KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Romadi, korban penembakan kawanan rampok di Kantor Bank BRI unut Kukun, Rajeg, Kabupaten Tangerang, Selasa (30/3/2021) dini hari, ternyata sempat melihat ciri para pelaku.
"Hanya pakai masker biasa, enggak pakai topi juga. Biasa saja," tutur Romadi, saat ditemui di UGD RSUD Kabupaten Tangerang, Selasa (30/3/2021).
Romadi pun tidak melihat adanya orang ataupun kendaraan yang mengikuti mobil vendor pembawa uang tunai untuk mengisi mesin ATM. Namun, saat dia berjaga di pintu masuk ATM, dia hanya melihat dua pelaku saja.
"Ada dua orang yang saya lihat. Yang satu masuk, yang satu lagi dari sebelah kanan," kata Romadi.
Baca Juga :
Kini, keterangan Romadi pun jadi bekal polisi untuk memburu para pelaku. Sebab, para pelaku berhasil membawa satu tas berisi uang tunai sebesar Rp300 juta.
"Pelaku kabur dengan kendaraan berwarna hitam sejenis Innova,"kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro.
Hingga saat ini, polisi sudah memintai keterangan tiga orang saksi. Lalu juga akan memeriksa rekaman CCTV di bank tersebut, ataupun yang berada di lokasi kejadian.
Seperti diketahui sebelumnya, ATM Bank BRI Kukun di Rajeg, Kabupaten Tangerang dirampok orang tak dikenal. Uang tunai sebesar Rp 300 juta raib dibawa perampok.
Sementara seorang penjaga keamanan vendor pembawa uang tersebut, mengalami luka tembak di paha sebelah kanan.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.
Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews