Connect With Us

3 Juli, Vaksinasi Bisa di Puskesmas & Rumah Sakit Tangerang

Faisal Fazri | Rabu, 30 Juni 2021 | 10:39

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran COVID-19. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan terus melakukan program vaksinasi ke seluruh masyarakat. 

Diketahui Pemkab telah melaksanakan vaksinasi massal di berbagai tempat secara serentak pada 29 Juni 2021, dengan target mencapai 35. 000 dosis vaksin yang telah disiapkan. 

Namun bagi masyarakat yang belum melakukan vaksin, tidak perlu khawatir karena program vaksinasi akan terus berjalan melalui puskesmas dan rumah sakit masing - masing wilayah.

"Vaksinasi tetap berjalan, tanggal 3 Juli sudah ada di setiap puskesmas dan rumah sakit " ungkap Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tamizi, Rabu 30 Juni 2021. 

Pendaftaran vaksinasi dapat dilakukan melalui RT/RW setempat, setelah itu baru akan di laksanakan di puskesmas sesuai domisili.

"Selanjutnya akan dilakukan secara reguler, setiap minggunya itu bisa mencapai 10 sampai 15.000 orang yang akan divaksin, " pungkasnya. (RAZ/RAC)

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill