Connect With Us

Vaksinasi di Puspemkot Tangerang Membludak, Ternyata Warga Tangsel & Kabupaten Ikutan

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 29 Juni 2021 | 12:31

Antrean peserta vaksinasi COVID-19 di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang sangat mengular, Selasa 29 Juni 2021 pagi. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Peserta vaksinasi COVID-19 di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang membeludak hingga terjadi tumpukan antrean, Selasa 29 Juni 2021. 

Rupanya hal ini disebabkan warga Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang ikut menjadi peserta vaksinasi secara bersamaan.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Tangerang Buceu Gartina menjelaskan  banyaknya peserta vaksin di Puspem Kota Tangerang karena datang dan mengantre tidak sesuai dengan jadwal. Lalu, ditambah lagi peserta vaksin datang dari luar daerah. 

"Jadi banyak yang hadir tidak sesuai jadwal, lalu belum mendaftar. Bahkan ada dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel," ujarnya. 

Baca Juga :

Buceu meminta kepada warga yang hendak vaksinasi untuk dipastikan kepesertaannya terdaftar dan hadir sesuai jadwal. 

Lalu, jika berdomisili di Kota Tangerang maka siapkan pengantar domisili dari RW tempat tinggal. 

"Vaksin yang tidak menggunakan surat domisili dilaksanakan oleh UPT Kemenkes yaitu di RS Sitanala," jelasnya. 

Pemkot  menargetkan vaksinasi se-Kota Tangerang mencapai 20 ribu orang. Sementara untuk vaksin di Puspem targetnya sehari 5.000 orang.

"Jadi, demi menghindari antrean, bisa juga mengikuti vaksinasi wilayah (kecamatan) masing-masing," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill