Connect With Us

Peti Jenazah Bagi Korban Isolasi Mandiri di Tangerang Mulai Disiapkan

Faisal Fazri | Kamis, 8 Juli 2021 | 17:37

PMI Kabupaten Tangerang menyiapkan peti jenazah yang diperuntuk-kan khusus Pasien COVID-19, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com- Lonjakan kasus COVID-19, diimbangi dengan tingginya angka kematian yang terjadi belakangan ini, membuat PMI Kabupaten Tangerang menyiapkan peti jenazah yang diperuntuk-kan khusus Pasien COVID-19 yang wafat saat isolasi mandiri. 

Hal ini dilakukan guna membantu Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman yang saat ini mulai kehabisan stok peti jenazah. 

Kepala Merkas PMI Kabupaten Tangerang Suranto mengatakan, pihaknya sudah menyediakan peti jenazah sebanyak 50 unit, Kamis 8 Juli 2021. 

"PMI sudah menyedikan 50 peti jenazah di Buniayu," jelasnya. 

Dia mengakui, pihaknya dalam sehari dapat mengangkut jenazah yang wafat saat jalani isoman itu sebanyak delapan orang per harinya. 

"Paling sedikit delapan orang per hari kita mengangkut jenazah pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah," ungkapnya. 

	PMI Kabupaten Tangerang menyiapkan peti jenazah yang diperuntuk-kan khusus Pasien COVID-19, Kabupaten Tangerang.

Namun, untuk saat ini PMI Kabupaten sendiri masih terkendali dengan jumlahnya relawan, mengingat PMI harus membagi tim untuk dapat membantu masyarakat di seluruh area Kabupaten Tangerang. 

Dalam keberangkatan menjemput jenazah, relawan PMI idealnya enam orang.  

Namun, saat ini hanya empat orang termasuk sopir mobil jenazah.  Itu pun terbagi tiga kelompok karena zona wilayah yang cukup luas di Kabupaten Tangerang.

"Kita kedepankan kemanusiaan, walaupun kondisi lelah dari pagi hingga malam hari pelayanan terus silih berganti," tuturnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill