Connect With Us

Toko Elektronik di Cikupa Tangerang Terbakar

Faisal Fazri | Sabtu, 10 Juli 2021 | 20:14

Petugas pemadam kebakaran saat berusaha memdamkan kobaran api di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang terbakar, Sabtu 10 Juli 2021 pada pukul 15.15 WIB. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com-Toko elektronik di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang  terbakar, Sabtu 10 Juli 2021 pada pukul 15.15 WIB.

 Tampak kepulan asap hitam yang membumbung tinggi, membuat pedagang  yang berada disekitar lokasi kejadian berhamburan, menyelamatkan barang dagangan-nya. 

 Mereka khawatir kebakaran tersebut merambat ke pertokoan yang ada di sekitarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Kosrudin mengatakan, terjadinya peristiwa tersebut diduga dari konseleting listrik pada lantai dua toko.

Petugas pemadam kebakaran saat berusaha memdamkan kobaran api di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang terbakar, Sabtu 10 Juli 2021 pada pukul 15.15 WIB.

"Dugaan sementara terjadi konseleting listrik pada lantai dua toko tersebut," ungkapnya.

Ia mengatakan, bangunan toko Elektronik yang terbakar sedang melakukan proses renovasi, sehingga tidak banyak barang didalamnya. 

Proses pemadaman yang dilakukan oleh petugas, memerlukan waktu kurang lebih 50 menit untuk mejinakan si jago merah. 

"Untuk saat ini sudah berhasil di padamkan pada pukul 16.50 WIB, dan bangunan mengalami kerusakan sedang," pungkasnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill