Connect With Us

Kebakaran Pabrik Styrofoam di Cikupa Tangerang Hanguskan 2 Gedung

Rachman Deniansyah | Senin, 15 Maret 2021 | 14:33

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan kobaran api area pabrik penghasil stytyrofoam di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (15/3/2021) siang. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Amukan si jago merah meluluh lantakan area pabrik penghasil stytyrofoam di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (15/3/2021) siang. 

Adanya bahan yang mudah terbakar, membuat kobaran api kian membesar. Setidaknya, terdapat dua gedung di kawasan pabrik tersebut habis dilahap api. 

Kepala Bidang kedaruaratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin menerangkan, kobaran api yang belum diketahui penyebabnya itu mulai terlihat sekitar pukul 11.30 WIB. 

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan kobaran api area pabrik penghasil stytyrofoam di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (15/3/2021) siang.

"Penyebab kebakaran belum diketahui, ada beberapa orang mengatakan, mulanya terlihat api kecil di bagian tengah (gedung). Kami mendapat laporan sekitar pukul 11.30 WIB," kata Kosrudin kepada awak media. 

Melihat kobaran api tersebut, sontak karyawan yang panik pun mencoba untuk memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR) di lokasi. 

	Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan kobaran api area pabrik penghasil stytyrofoam di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (15/3/2021) siang.

Namun sayang, diduga tak sesuai dengan bahan plastik yang terbakar, api tersebut justru kian membesar. Kepulan asap hitam pun semakin membumbung tinggi ke udara. 

"Ternyata bukan mengecil tapi malah membesar apinya. Mungkin isi apar itu tidak tepat untuk digunakan dalam pemadaman benda plastik yang terbakar ini," terangnya. 

Akibatnya, api yang kian membesar itu pun merambat begitu cepatnya. Hingga menghabiskan dua gedung pada pabrik tersebut. 

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan kobaran api area pabrik penghasil stytyrofoam di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (15/3/2021) siang.

"Yang terbakar sekitar dua gedung dari tujuh gedung yang ada. Kerusakannya ditaksir mencapai 90 persen," tuturnya. 

Saat ini, puluhan personel pemadam kebakaran masih berjibaku menjinakkan api tersebut. 

"Kami menerjunkan sebanyak lima armada dengan kekuatan sebanyak 25 personel. Alhmdulillah tidak ada korban jiwa," pungkasnya. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Edukasi Energi

Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Edukasi Energi

Selasa, 8 September 2026 | 08:20

Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

HIBURAN
Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Hadirkan Gulai Salmon, Menu Gabungan Nusantara dan Western

Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Hadirkan Gulai Salmon, Menu Gabungan Nusantara dan Western

Senin, 7 September 2026 | 17:08

Hotel Santika Premiere ICE-BSD City menghadirkan Gulai Salmon sebagai menu baru yang memadukan karakter masakan Nusantara dengan bahan yang identik dengan kuliner Barat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill