Jerit Tangis Anak-anak Warnai Khitanan Massal di Kabupaten Tangerang
Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:52
Khitanan massal gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang diwarnai aksi berontak dan tangis histeris sejumlah anak-anak.
TANGERANGNEWS.com-Misteri penemuan sesosok mayat yang ditemukan dengan kondisi hangus terbakar di Kampung Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, akhirnya terungkap.
Polisi memastikan bahwa jasad mengenaskan itu merupakan korban pembunuhan.
Korban berjenis kelamin perempuan, yang belakangan diketahui berinisial SZ, 19, itu dibunuh secara keji oleh dua pelaku.
"Tersangka, masing-masing berinisial DS alias E, 20 tahun, dan US alias U, 42 tahun," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra saat dikonfirmasi pada Minggu, 11 Juli 2021.
Menurut hasil pemeriksaan terdapat fakta yang sangat mencengangkan. Ternyata, salah satu dalang pembunuhan keji tersebut pernah menjalin hubungan dengan korban.
"Alhamdulillah keduanya sudah kami amankan," imbuhnya.
Kedua pelaku tersebut, diringkus polisi di tempat persembunyiannya di wilayah Kampung Cibogo, Cisauk.
"Keduanya diamankan di tempat tinggal tersangka DS pada Jumat 9 Juli sekitar pukul 23.00 WIB," tutur Angga.
Sebelumnya, warga Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan adanya penemuan sesosok mayat yang sudah dalam kondisi hangus terbakar. Jasad korban ditemukan warga di tengah hamparan kebun singkong.
TODAY TAGKhitanan massal gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang diwarnai aksi berontak dan tangis histeris sejumlah anak-anak.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews