Connect With Us

Dikira Boneka, Mayat Wanita Mengapung di Situ Gintung Tangsel 

Rachman Deniansyah | Rabu, 26 Mei 2021 | 14:00

Sesosok mayat wanita paruh baya ditemukan mengapung di permukaan Situ Gintung, Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Rabu (26/5/2021). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat wanita paruh baya ditemukan mengapung di permukaan Situ Gintung, Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Rabu (26/5/2021). 

Salah watu warga, Yanto, 40, penemuan mayat yang belakangan diketahui berinisial RS, 57, itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Ketia itu kawasan Situ Gintung sedang banyak digunakan oleh masyarakat yang berolahraga serta memancing. 

Yanto yang sedang memancing tak menyangka jika yang ditemukan adalah sesosok mayat. 

Awalnya, Yatno yang telah melihat mayat itu lebih dulu, hanya  saja dia mengira bahwa itu hanyalah potongan boneka yang mengapung. 

	Sesosok mayat wanita paruh baya ditemukan mengapung di permukaan Situ Gintung, Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Rabu (26/5/2021).

"Mengapung di sana. Saya lagi mancing, saya kira boneka awalnya. Ternyata saat diangkat mayat," ujar Yatno saat ditemui di lokasi. 

Sontak, penemuan jasad wanita paruh baya itu pun membuat geger warga di sekitar lokasi. 

Tak lama, kata Yanto, aparat Kepolisian pun datang ke lokasi untuk melakukan evaluasi. 

	Sesosok mayat wanita paruh baya ditemukan mengapung di permukaan Situ Gintung, Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Rabu (26/5/2021).

Yanto mengatakan, kondisi mayat saat ditemukan masih dalam kondisi yang normal. Badannya tidak membengkak, serta tidak juga mengeluarkan bau busuk. 

"Masih bagus sih kondisinya. Kayaknya, dugaannya itu belum lama. Paling dari semalamnya. Katanya sih dia kabur dari rumah. Jaketnya ada dia taruh di atas," katanya. 

Menurut informasi yang dihimpun, mayat wanita itu meninggal lantaran sakit yang telah dideritanya. Setelah dievakuasi, jasad itu langsung dibawa ke rumah duka yang berlokasi tak jauh dari lokasi. (RED/RAC)

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill