Connect With Us

Geger! Sesosok Mayat Hangus di Cisauk Tangerang

Rachman Deniansyah | Jumat, 9 Juli 2021 | 19:57

Tangkapan layar penemuan sesosok mayat yang hangus terbakar di Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat, 9 Juli 2021. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat di Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang digegerkan dengan adanya penemuan sesosok mayat yang hangus terbakar, Jumat, 9 Juli 2021. 

Jasad yang belum diketahui identitasnya itu, ditemukan warga dengan kondisi sangat mengenaskan di salah satu kebun singkong yang terletak di kawasan RT 04 RW 01, Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. 

Berdasarkan video yang diterima TangerangNews.com, terlihat sekujur tubuh korban dan seluruh benda yang ada di sekelilingnya, sudah dalam kondisi hangus terbakar. 

Saat dikonfirmasi, penemuan jasad mengenaskan itu turut dibenarkan Kapolsek Cisauk AKP Chairul Rida. 

"Iya, benar. Korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh warga," jelas Chairul saat dihubungi awak media pada Jumat, 9 Juli 2021. 

Namun, ia belum dapat memastikan kronologinya secara pasti. 

Hingga saat ini, kata Chairul, penemuan mayat yang diduga berjenis kelamin perempuan itu masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian. 

"Enggak ada, belum diketahui (identitasnya). Sedang penyidikan, sabar ya. Korban kita bawa ke Rumah Sakit Polri, untuk diotopsi. Nanti sabar ya, kami lagi pengembangan," pungkasnya.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill