Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Polisi menggelar reka ulang atau rekontruksi pembunuhan gadis berinisial SZ, 19, yang ditemukan tak bernyawa dalam kondisi hangus terbakar di perkebunan Desa Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat, 9 Juli 2021 lalu.
Satu per satu adegan diperankan salah satu tersangka berinisial US, 42, mulai dari saat korban dijemput, hingga dibunuh dengan cara yang keji.
Adegan awal memperlihatkan tersangka mulai bertemu korbannya. Adegan utama di adegan ke-15 , korban dibunuh lalu kemudian dibakar. Setelah itu kedua tersangka langsung meninggalkan korban dalam kondisi mengenaskan.
Sejak awal rangkaian pembunuhan diperankan ulang, tak terlihat sama sekali batang hidung tersangka berinisial DS, 20, yang diketahui pernah menjalin hubungan dengan korban.
Ternyata, tersangka yang merupakan pemuda Cisauk itu tak dihadirkan lantaran terpapar COVID-19.
Baca Juga :
"Kebetulan yang bersangkutan terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga kami isolasi," jelas Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin usai menggelar rekontruksi di lokasi, Selasa, 13 Juli 2021.
Kendati demikian, tersangka DS tetap turut andil dalam setiap adegannya dengan memberi informasi melalui sambungan panggilan video (video call).
"Tadi pada saat pelaksanaan rekontruksi, kami lakukan sambungan virtual langsung dengan yang bersangkutan," imbuhnya.
Iman mengatakan, terdapat puluhan adegan yang diperankan oleh tersangka dalam rekonstruksi tersebut. "Total ada 25 adegan," katanya.
Sebelumnya diberitakan, warga Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan jasad gadis yang tewas terbakar. Jasadnya ditemukan oleh seorang pengelola lahan perkebunan, Jumat, 9 Juli 2021 pagi.
TODAY TAGPotensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meminta masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terkait penularan penyakit infeksi saluran pernapasan, Influenza A.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews