Connect With Us

Selain Studio Musik, Kini Araya di Tangerang Hadir Dengan Podcast Before Sunset

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 18 November 2021 | 12:01

Suasana Araya Music Studio di Grand Puri Asih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Manajer Raffi Ahmad, Prio Bagja Anugrah kembali mengembangkan bisnisnya di bidang musik. Setelah berhasil meluncurkan studio musik dengan nama Araya Music Studio atau @araya.musicstudio, kini pria tersebut menghadirkan podcast Before Sunset.

Podcast yang nantinya akan dipandu oleh musisi Isa Raja ini, akan membahas seputar kegiatan setiap musisi Indonesia dan bincang-bincang santai seputar pekembangan musik saat ini.

Prio mengatakan, program itu bertujuan sebagai wadah para musisi untuk bisa menceritakan atau mempromosikan karyanya melalui bincang santai itu.

Grup band reggae asal Jakarta NonkQ Nongkray.

"Ini sub bisnis dari araya music studio dan bertujuan sebagai wadah untuk setiap musisi," katanya, Kamis 18 November 2021.

Podcast ini akan ada di akun Youtube dengan nama Araya Music Studio, dan akan dijadwalkan hadir setiap hari Minggu.

"Buat syutingnya ya di studio musik Araya, jadi enggak cuma recording (rekaman) saja," ujarnya.

Di tayangan perdana, nantinya akan dihadirkan Conrad Good Vibration yang merupakan grup band reggae asal Jakarta dengan label indie dan NonkQ Nongkray, yang dikenal sebagai seorang vokalis dari beberapa band reggae yang telah malang melintang sejak tahun 2.000.

TEKNO
ADVAN Hadirkan Promo Back to School di Supermal Karawaci, Laptop Mulai Rp4 Jutaan Cocok untuk Pelajar

ADVAN Hadirkan Promo Back to School di Supermal Karawaci, Laptop Mulai Rp4 Jutaan Cocok untuk Pelajar

Senin, 6 Juli 2026 | 18:08

ADVAN Indonesia memanfaatkan momentum tahun ajaran baru dengan menghadirkan promo Back to School melalui pembukaan ADVAN Store by Grand Computer di Supermal Karawaci, Tangerang.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill