Connect With Us

Kosambi dan Teluknaga Tangerang Kembali Diterjang Banjir Rob

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 4 Desember 2021 | 16:32

Banjir rob yang diakibatkan pasang air laut di Kecamatan Kosambi dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / BPBD Kabupaten Tangerang)

TANGERANGNEWS.com - Banjir rob yang diakibatkan pasang air laut kini kembali merendam sejumlah permukiman warga di wilayah Kecamatan Kosambi dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu 4 Desember 2021. Ribuan kepala keluarga (KK) terkena dampak banjir rob ini. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan bahwa banjir rob yang terjadi sejak Kamis lalu itu telah meredam di dua wilayah pesisir Tangerang, di antaranya seperti di Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi dan Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga dengan total sebanyak 3.039 KK.

"Bajir rob saat ini melanda kampung Cheng In, Kelurahan Dadap, Kosambi dengan jumlah 2.739 KK. Kemudian di kampung Muara, Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga sebanyak 300 KK," katanya seperti dikutip dari Antara.

Munir menuturkan, banjir rob yang melanda kawasan pesisir utara Tangerang dengan ketinggian 40 centimeter tersebut mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu. "Rata-rata ketinggian air rob lebih kurang 40 sentimeter," tuturnya.

Menurut dia, meski wilayah permukimannya terpendam banjir rob, namun warga setempat pun masih bertahan dengan kondisi tersebut.

Munir mengimbau, selama kondisi cuaca yang saat ini cukup ekstrem, seluruh warga di sekitar rawan bencana diminta selalu waspada serta berperan aktif dalam menanggulangi bencana alam seperti banjir ini.

 

"Kami bersama unsur Kecamatan Teluknaga dan Kosambi tetap akan pantau perkembangan banjir itu," tutur Munir.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill