Connect With Us

Puluhan Pompa Air Disiagakan Antisipasi Banjir Susulan di Tangsel

Rachman Deniansyah | Senin, 8 November 2021 | 17:51

Banjir di Kampung Kayu Gede RW 04, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan pompa penyedot air kini disiagakan guna mengantisipasi terjadinya banjir susulan di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), jika hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menuturkan, terdapat dua jenis pompa yang kini disiagakan. Pompa jenis listrik dan pompa bertenaga diesel

"Yang sudah ada di PU pompa listrik 27 unit, pompa diesel 18 unit, kami siagakan," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin, 8 November 2021.

Seluruh pompa air dipasang di titik rawan yang sudah dipetakan. Dengan upaya tersebut, ia berharap agar banjir seperti yang terjadi pada Minggu, 7 November 2021 kemarin, dapat diminimalisir. 

"Kita tempatkan sesuai dengan data sebaran rumah pompa air, terdapat 45 titik rawan banjir," imbuhnya. 

Selain menyiagakan puluhan pompa air, pihaknya kini juga sedang melakukan sejumlah upaya seperti normalisasi beberapa aliran sungai. Tujuannya agar mampu menampung debit air jika hujan yang berlebih.

"Penyebab banjir karena tingginya intensitas curah hujan, meningkatnya debit aliran di daerah hulu dan penyempitan dimensi saluran maupun sungai di daerah perbatasan baik DKI Jakarta maupun Kota Tangerang," terang Benyamin.

Saat ini, normalisasi sedang berjalan di beberapa wilayah yang memang rawan terendam banjir. Di antaranya seperti di Kampung Bulak, Pondok Maharta, wilayah Ciputat Baru, serta wilayah lainnya.

"Serta perlu adanya normalisasi, khususnya di Kali Angke perbatasan Kota Tangerang," pungkas Benyamin.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KOTA TANGERANG
Dihibahkan Kemenkum, 6,3 Hektare Lahan di Kota Tangerang Bakal Jadi Sekolah Rakyat

Dihibahkan Kemenkum, 6,3 Hektare Lahan di Kota Tangerang Bakal Jadi Sekolah Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:31

Kementerian Sosial (Kemensos) resmi menerima hibah lahan seluas kurang lebih 6,3 hektare atau sekitar 63.000 meter persegi dari Kementerian Hukum (Kemenkum).

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill