Connect With Us

Rumah Warga yang Hancur akibat Angin Kencang Bakal Diperbaiki Pemkab Tangerang

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 11 Desember 2021 | 11:58

Puluhan rumah rusak akibat puting beliung di Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Dok. BPBD Kab Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah mempersiapkan dan mengupayakan langkah untuk melakukan pemulihan rumah warga yang menjadi korban bencana angin kencang beberapa hari lalu di daerah itu.

Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan Permukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang Yusuf mengatakan, pemulihan tersebut untuk warga yang rumahnya hancur dan tidak bisa dihuni lagi.

"Tentunya pemerintah tidak akan diam. Nanti akan ada upaya pemulihan rumah bagi warga yang terdampak bencana alam itu," kata Yusuf di Tangerang, Jumat 10 Desember 2021, dikutip dari Antara

Pemkab Tangerang, kata dia, saat ini sedang melakukan pendataan untuk menentukan berapa jumlah rumah warga yang harus segera dilakukan pemulihan tersebut. "Kami kita masih mendata berapa rumah yang harus diperbaiki dan akan diajukan ke pak bupati," ujarnya.

Menurutnya, biaya untuk pemulihan atau pembangunan rumah warga korban bencana tersebut akan masuk dalam pendanaan biaya tak terduga anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Nanti melalui pak bupati akan mengajukan surat terkait BTT untuk pemulihan rumah. Tetapi, itu kalau anggarannya masih tersedia, karena ini sudah akhir tahun," tuturnya.

Yusuf mengungkapkan, jika dalam proses pengajuan bantuan dana pemulihan rumah itu tidak dapat direkomendasikan, pihaknya akan mengalihkan ke program unggulan Pemkab Tangerang, yakni "Gebrak Pakumis" pada 2022.

"Kalau nanti BTT ini tidak berhasil, kita tetap akan berkomitmen melakukan pemulihan melalui program Gebrak Pakumis tahun 2022," ucapnya.

Sementara itu, data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang tercatat sebanyak 29 unit rumah warga di Kampung Kebun, Desa Pagenjahan, dan Desa Pangedangan Ilir, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang dan hujan deras pada Senin 6 Desember 2021.

Dari 29 unit rumah yang terdampak angin kencang tersebut, 14 unit dengan kondisi rusak berat, satu rumah ambruk dan 14 rumah lainnya mengalami rusak ringan.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KAB. TANGERANG
Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden, Sachrudin Siap Dukung MBG dan Sekolah Rakyat

Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden, Sachrudin Siap Dukung MBG dan Sekolah Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:56

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill