Connect With Us

Satu Pelajar SMA Tewas Akibat Tawuran di Cikupa Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 13 Januari 2022 | 14:08

Ilustrasi Pelajar Tawuran. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pelajar tewas mengenaskan setelah terlibat dalam aksi tawuran antar pelajar di Kampung Crewed, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Insiden tawuran dari dua kelompok pelajar SMA dengan SMK tersebut terjadi, pada Rabu, 12 Januari 2022, sekitar pukul 16.30 WIB.

“Awal mulanya saya kurang tahu, tiba-tiba saja dua kelompok pelajar melakukan aksi tawuran di Kampung Cerewed,” kata Karno, saksi mata di lokasi kejadian, Kamis, 13 Januari 2022.

Korban tewas dalam tawuran itu diketahui berinisial FLPS, yang merupakan pelajar SMAN 31 Kabupaten Tangerang. FLPS meninggal karena mengalami luka yang cukup parah. Jasadnya pun telah dievakuasi ke RSUD Balaraja.

Polresta Tangerang bergerak cepat menangkap pelaku tawuran yang menewaskan satu pelajar ini.

“Alhamdulilah, satu pelaku pembacokan terhadap siswa SMAN 31 Kabupaten Tangerang sudah tertangkap. Yang lainnya masih diburu,” ungkap Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Menurutnya, pelaku ini merupakan siswa SMK Taruna Karya yang lokasi sekolahannya tidak jauh dari sekolah korban di wilayah Cikupa

“Iya SMK di Cikupa juga. Ini kita sedang melakukan pengembangan, untuk menangkap pelaku lainnya,” ujar Zain.

Zain mengaku sangat prihatin dengan adanya aksi para pelajar yang melakukan tawuran. Adapun untuk menekan adanya aksi tawuran antar pelajar, pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk melakukan giat pencegahan.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill