Connect With Us

Pengawasan PTM, Dindik Kabupaten Tangerang Maksimalkan Satgas Sekolah

Tim TangerangNews.com | Jumat, 4 Februari 2022 | 13:59

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaifullah. (@TangerangNews / Diskominfo Kab. Taangerang)

TANGERANGNEWS.com–Menghadapai lonjakan kasus Covid-19, Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang, memaksimalkan tim satuan tugas (satgas) Covid-19 tingkat sekolah.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengawasi kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, mulai dari tingkat pendidikan dini sampai tingkat pertama, guna mencegah terjadinya penyebaran virus Corona.

“Pengawasan pelaksanaan PTM dalam menjalankan penerapan protokol kesehatan itu sudah menjadi tanggung jawab di masing-masing satuan pendidikan, melalui tim satgas,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaifullah di Tangerang, Kamis 3 Februari 2022, seperti dikutip dari Antara. 

Syaifullah mengatakan, tim satgas Covid-19 tingkat sekolah sudah dibentuk dan sudah berjalan, karena itu perlu untuk pengawasan jalannya PTM. “Jadi prinsipnya pembentukan satgas itu dari mereka untuk mereka," katanya.

Menurutnya, sejauh ini dari hasil pelacakan, penelusuran, dan tindakan di lingkungan pendidikan, Kabupaten Tangerang belum menemukan klaster sekolah dalam penyebaran Covid-19. 

Hanya saja, ujar Syaifullah, ada beberapa siswa terkonfirmasi positif berasal dari klaster keluarga. "Yang ditemukan selama ini dari klaster keluarga itu hanya satu atau dua orang saja," ucapnya.

Lebih jauh dia menuturkan, jika nantinya ditemukan klaster sekolah, maka secara otomatis pihaknya akan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk tingkat pendidikan atau sekolah tersebut.

"Menangani dalam penemuan kasus baru di sekolah harus melakukan kegiatan PJJ. Jadi kami nanti membuatnya secara klaster, tidak menyamaratakan seluruh sekolah. Makanya selama ini kami masih lakukan PTM 50 persen di beberapa sekolah," terangnya.

Sejauh ini, ungkap Syaifullah, sudah ada lima sekolah yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh karena ditemukan adanya siswa terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster keluarga.

Ia menambahkan, pada 7 Februari 2022 sekolah yang melaksanakan PJJ tersebut dapat kembali melaksanakan PTM terbatas. "Kemarin memang ada lima sekolah yang sudah melakukan PJJ karena ada orang tua siswa menyampaikan positif," ujarnya.

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill