Connect With Us

Warga Keluhkan Penerbitan Dokumen Kependudukan di Kabupaten Tangerang

Tim TangerangNews.com | Senin, 14 Februari 2022 | 13:00

Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang memperluas akses layanan masyarakat lewat daring. (@TangerangNews / Diskominfo Kab.Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Warga Kabupaten Tangerang mengeluhkan soal penerbitan dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Terjadi keterlambatan dalam pelayanan penerbitan dokumen kependudukan terkait pembuatan Kartu Keluarga (KK) yang tak kunjung selesai.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Disdukcapil Kabupaten Tangerang antara lain memperluas saluran layanan dalam jaringan (daring) seperti situs web atau website dan media sosial.  Dengan layanan ini, Disdukcapil dapat mengatasi dan merespons kebutuhan atau keluhan masyarakat dengan cepat. 

“Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan masalah terdapat data pendukung penerbitan dokumen yang belum ter-upload pada saat mengajukan permohonan,” kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Tangerang, Hedi Mochamad Hertadi, Minggu 13 Februari 2022.

Hedi mengatakan, pihaknya kini sudah menerbitkan KK warga dan langsung memberikan kepada warga. “Keterlambatan ini dikarenakan data pendukung pemohon belum ter-upload oleh operator kami," jelas Hedi kembali.

Dalam hal ini, lanjut Hedi, Disdukcapil akan mengevaluasi dan meningkatkan lagi Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, guna menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi masyarakat untuk mendapatkan dokumen kependudukan. 

"Tentu atas arahan pimpinan (kepala dinas), kami akan melakukan evaluasi kinerja untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik," tutur Hedi.

Kini, Disdukcapil membuka akses yang luas di mana masyarakat tidak hanya dilayani dengan tatap muka di kantor atau di kecamatan tapi juga bisa melalui SMS, WhatsApp, dan media sosial seperti Facebook dan Instagram.

"Selain fasilitas di kantor untuk meningkatkan layanan publik kita juga telah menyiapkan website untuk mengetahui informasi pendaftaran Administrasi Kependudukan Kabupaten Tangerang melalui website sipenduk.tangerangkab.go.id," ungkapnya.

Berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik Dinas Dukcapil dan secara umum kinerja pelayanan publik Pemkab Tangerang.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga telah menyediakan kanal pengaduan pelayanan publik resmi dan terintegrasi secara nasional melalui laman lapor.tangerangkab.go.id. atau dapat diunduh aplikasi SP4N-LAPOR melalui Play Store/iOS. Melalui kanal tersebut masyarakat dapat mengadukan pelayanan publik yang terhambat dan tidak sesuai standar pelayanan, yang akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

TANGSEL
ITTS Jadi Kampus Pertama di Asia Tenggara yang Masuk Ekosistem WordPress Credits

ITTS Jadi Kampus Pertama di Asia Tenggara yang Masuk Ekosistem WordPress Credits

Kamis, 17 September 2026 | 18:01

Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) menorehkan pencapaian membanggakan di kancah pendidikan tinggi internasional.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

NASIONAL
2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

Kamis, 17 September 2026 | 10:05

Sekitar 2.000 pegawai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terindikasi terlibat aktivitas judi online (judol) berdasarkan hasil penelusuran terhadap transaksi sepanjang 2024 hingga 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill