Connect With Us

Enam Gardu GT Cikupa Tangerang Ditutup, Antrean Kendaraan Pemudik Mengular

Tim TangerangNews.com | Kamis, 28 April 2022 | 16:13

Ilustrasi - Mengantisipasi kemacetan di Tol Merak, enam gardu tol di GT Cikupa sementara ditutup. (@TangerangNews / Detik)

TANGERANGNEWS.com–Sebanyak enam gardu di Gerbang Tol (GT) Cikupa Tangerang ditutup yang menyebabkan antrean kendaraan mengulardi GT Cikupa arah Merak, Kamis 28 April 2022.

Antrean kendaraan, seperti dilansir dari CNNIndonesia, hingga pukul 10.30 WIB didominasi oleh kendaraan pribadi dan truk.

Menurut seorang petugas jaga di lokasi, sebetulnya ada 12 gardu tol di GT Cikupa. Namun, saat ini hanya ada enam yang dioperasikan. “Sengaja tidak diaktifkan, karena untuk mengurai kemacetan di Tol Merak," ucap petugas tersebut yang menolak disebutkan namanya.

Dia mengatakan, jika semua gardu tol aktif maka kendaraan berpotensi menumpuk di Tol Merak. "Kalau gardu tol semuanya dibuka, mungkin arus lalu lintas lancar. Tapi nanti makin menumpuk di Tol Merak," katanya.

Berdasarkan situasi terakhir, kemacetan mulai terjadi di KM 95 Tol Merak. Memasuki H-4 Lebaran 2022 ini, antrean kendaraan di GT Cikupa arah Merak mengular hingga sekitar tiga kilometer.

Sementara itu mulai tadi malam, antrean kendaraan menuju Pelabuhan Merak terjadi hingga ke dalam Tol Tangerang-Merak. Pemudik banyak yang tertahan di dalam tol dan mengeluhkan sulitnya mencari makanan, minuman, hingga toilet.

NASIONAL
PLN Jalankan 696 Program TJSL, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan

PLN Jalankan 696 Program TJSL, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 11:05

Air laut di pesisir Desa Tanjung Seloka, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menjadi bagian dari perubahan yang dirasakan masyarakat setempat.

KAB. TANGERANG
Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden, Sachrudin Siap Dukung MBG dan Sekolah Rakyat

Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden, Sachrudin Siap Dukung MBG dan Sekolah Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:56

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill