Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung
Senin, 9 Februari 2026 | 16:54
Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.
TANGERANGNEWS.com-PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyebutkan kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui Gerbang Tol (GT) Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak sebanyak 129.577 pada 3-5 Mei 2022.
Adapun angka kumulatif arus lalu lintas dari empat GT Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama serta dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 563.593 kendaaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Lebaran 2 hingga H+2 Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah atau 3-5 Mei 2022.
"Total volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek ini naik 41,1 persen jika dibandingkan normal periode November 2021 dengan total 399.333 kendaraan," kata Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru, Jumat 6 Mei 2022, seperti dilansir dari Antara.
Sedangkan untuk distribusi lalu lintas masuk Jabotabek dari ketiga arah, yaitu mayoritas 308.641 kendaraan (54,76 persen) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 129.577 kendaraan (22,99 persen) dari arah Barat (Merak), dan 125.375 kendaraan (22,25 persen) dari arah Selatan (Puncak).
Lebih lanjut Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Sementara untuk memantau kondisi lalu lintas melalui CCTV real time di jalan tol dapat melalui aplikasi Travoy. Adapun untuk informasi dan pelayanan lalu lintas dapat diakses melalui One Call Center 24 Jam Jasa Marga di nomor 14080.
TODAY TAGPenemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.
Menjelang ramadan 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) , dan Sumatera Barat (Sumbar).
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews