Connect With Us

DPRD Tangerang Kecam dan Polisikan Warga Mengamuk-Merusak Fasilitas

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 25 Agustus 2022 | 20:42

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani mengecam aksi sekelompok warga yang mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas kantor DPRD Kabupaten Tangerang.

"Saya menyayangkan terjadinya perusakan di kantor DPRD Kabupaten Tangerang. Karena ini kantor bukan milik Deden Umardani. Bukan milik orang per orang. Tapi ini milik semua masyarakat Kabupaten Tangerang," ujarnya di kantor DPRD Kabupaten Tangerang, Kamis, 25 Agustus 2022.

Wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, pihaknya sudah melayani sekelompok warga yang mengadu terkait rencana pembangunan RSUD Tigaraksa tersebut melalui rapat dengar pendapat atau hearing.

"Untuk hearing dengan anggota DPRD ini sebetulnya sudah dua kali dilakukan. Terakhir itu ketika tanggal 1 Agustus 2022. Jadi hitungannya baru 20 harian melaksanakan," ungkapnya.

Ia menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Tangerang juga sudah mendisposisikan surat hasil rapat dengar pendapat dari Komisi I ke Komisi IV tersebut, untuk melakukan hearing lanjutan. Jadi, katanya, bukannya tidak digubris, tetapi sedang menunggu jadwal lanjutan.

"Sebetulnya tinggal mengatur jadwal saja," katanya.

Namun, katanya, sekelompok warga malah melakukan aksi perusakan sejumlah fasilitas kantor DPRD Kabupaten Tangerang seperti pot bunga, kursi, dan meja. Ia mengaku, Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang akan melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian.

"Jadi sekali lagi terhadap perusakan yang terjadi di kantor DPRD Kabupaten Tangerang, saya sangat menyayangkan dan mengutuk keras. Ini milik rakyat, ini bukan milik siapa-siapa. Mari kita jaga bersama-sama," tuturnya

Dia berharap perilaku tersebut jangan sampai terjadi lagi. "Perilaku-perilaku ini yang jangan sampai terulang. Makanya harus ada tindakan tegas," pungkasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
890 Rumah di Kronjo Masih Terendam Banjir, Warga Desak Normalisasi dan Pembangunan Tanggul Sungai

890 Rumah di Kronjo Masih Terendam Banjir, Warga Desak Normalisasi dan Pembangunan Tanggul Sungai

Rabu, 28 Januari 2026 | 21:15

Sebanyak 890 rumah di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, masih terendam banjir yang diakibatkan luapan Sungai Cimanceuri dan Cipasilian hingga saat ini, Rabu 28 Januari 2026.

PROPERTI
Maggiore Signature West Jadi Area Komersial Terakhir di Kawasan Maggiore Gading Serpong

Maggiore Signature West Jadi Area Komersial Terakhir di Kawasan Maggiore Gading Serpong

Rabu, 28 Januari 2026 | 20:57

Paramount Gading Serpong menghadirkan Maggiore Signature West sebagai area komersial premium terbaru di kawasan Maggiore @ Paramount Gading Serpong pada awal 2026.

TEKNO
Komdigi Buka Opsi Blokir Permanen Grok AI

Komdigi Buka Opsi Blokir Permanen Grok AI

Kamis, 29 Januari 2026 | 10:29

Aplikasi kecerdasan buatan Grok masih diblokir sementara di Indonesia sejak 10 Januari 2026. Hampir tiga pekan setelah pemblokiran diberlakukan, belum ada kepastian kapan akses terhadap layanan tersebut akan kembali dibuka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill