Connect With Us

Lippo Karawaci Tangerang Banjir, Lalin Macet!

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:40

Banjir di kawasan Lippo Karawaci Tangerang mengakubatkan arus lalu lintas macet, Selasa, 4 Oktober 2022 sore. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Kawasan Lippo Karawaci, Tangerang, terendam banjir dampak hujan deras pada Selasa, 4 September 2022 sore.

Sementara arus lalu lintas di kawasan tersebut pun macet.

Dalam video yang beredar tampak banjir parah merendam jalan di kawasan Lippo Karawaci.

Selain menyebabkan kemacetan, ada pengendara sepeda motor yang kendaraannya mogok akibat banjir.

Dari video terlihat, banjir diperkirakan mencapai 50 sentimeter.

"udh macet kebanjiran blm lagi yg mesinnya mati biasanya klo banjir motor nya pada mati," tulis @xhrra dalam komentarnya di postingan Instagram @abouttng.

Tak hanya kawasan Lippo Karawaci. Banjir juga merendam kawasan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Berita Tangerang (@tangerangnewsofficial)

BISNIS
Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Senin, 6 Juli 2026 | 22:31

Kiblat modest fashion bagi generasi muda kini semakin berkembang dinamis. Menjawab tingginya antusiasme pasar muslimah di wilayah Tangerang dan sekitarnya, brand fesyen syar'i asal Bandung, Jamise Syari, resmi melebarkan sayapnya

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill